Polres Lamtim Tangkap Ayah Tiri Pencabul Anak Dibawah Umur

74
Ayah-Tiri-Pencabul-Anak-Dibawah-Umur
Kanit PPA Bripka Hendra AR (kiri) bersama Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lampung Timur, usai pelaksanaan ungkap kasus tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, Selasa (9/01/2018). Foto : Tarmizi

Sebatin.com, Sukadana – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lampung Timur dipimpin oleh Kanit PPA Bripka Hendra AR, melaksanakan ungkap kasus atas tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, dengan tersangka SHI (49) warga Lampung Timur, Selasa (9/01/2018).

Kekerasan seksual yang menimpa korban, sebut saja Mawar (8), telah terjadi berulang kali sejak bulan Mei 2017. Hal tersebut terjadi setiap kali ibu korban pergi menghadiri kegiatan pengajian yang rutin di laksankan setiap hari Sabtu berkisar pukul 19.00 wib.

Berdasarkan informasi yang didapat, tersangka SHI yang tak lain adalah ayah tiri dari korban, terakhir kali sebelum dilakukan penangkapan, berhasil melakukan tindakan bejatnya di dalam rumah pada hari Sabtu,16 Desember 2017, berkisar pada pukul 19.00 wib. Saat itu pelaku menggendong paksa korban ke dalam kamar untuk melaksanakan aksinya, dengan disertai kalimat ancaman kepada korban, “Jangan bilang sama siapa-siapa, nanti kamu saya culik waktu kamu pulang sekolah kalau kamu bilang-bilang”.

Kanit PPA Bripka Hendra AR juga menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku dilaksanakan berkat adanya laporan dari salah satu kerabat korban, berdasarkan pengakuan yang diterimanya langsung dari korban, dengan kronologi sebagai berikut,” Pada tanggal 24 Desember 2017, korban bersama salah satu saudaranya M, pergi berlibur mengunjungi ayah kandung korban yang berada di Bekasi, kemudian pada tanggal 2 Januari 2018 kurang lebih pada pukul 09.00 wib, M membuka-buka handphone android milik korban, dan didapati histori pencarian pada aplikasi Youtube yang mengarah pada sebuah video dengan judul, “Video Orang Kawin”, merasa kesal dan marah atas kelakuan korban, kemudian M berusaha menanyakan terkait perihal video tersebut, saat itu korban tidak menjawab, karena merasa curiga M terus berupaya mencecar keterangan dari korban, hingga akhirnya keluar pengakuan dari mulut korban, bahwa dirinya telah disetubuhi oleh SHI, namun korban tidak berani memberitahukan kepada siapa pun karena takut akan ancaman yang pernah diucapkan oleh pelaku”.

Sementara itu Kapolres Lampung Timur AKBP Yudy Chandra Erlianto, di dampingi Kasat Reskrim AKP Sugandhi Satria membenarkan, bahwa Unit PPA Reskrim Polres Lampung timur telah melakukan penangkapan terhadap pelaku tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak, yang saat ini baik tersangka beserta beberapa barang bukti telah diamankan di Polres Lampung Timur guna dilakukan penyelidik kan lebih lanjut.

(Tarmizi)

Tinggalkan Komentar Anda