Polres Metro Gelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2016

446
Polres Metro Gelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2016
Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rali Muskitta didampingi Wakapolres Metro Kompol Dery Agung Wijaya saat gelar Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 di Polres Metro, Kamis (29/12/2016). Foto: Facebook

Sebatin.com, Kota Metro – Tingkat kriminalitas di Kota Metro tahun 2016 mulai dari penyalahgunaan narkoba, tindak pidana kriminalitas, laka lantas mengalami kenaikan dari tahun 2015. Hal ini terungkap saat Jumpa Pers Akhir Tahun 2016 yang digelar Polres Metro, Kamis (29/12/2016).

Kapolres Metro Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Rali Muskitta didampingi Wakapolres Metro Kompol Dery Agung Wijaya saat jumpa pers menuturkan, pada Sat Reskrim terjadi 422 kasus pada tahun 2016. Jumlah ini meningkat 23 kasus dari tahun 2015 yang berjumlah 399 kasus.

Hal yang sama juga terjadi pada Sat Narkoba, di mana pada tahun 2016 ini mengalami kenaikan 3 kasus dari tahun 2015 yang terjadi 46 tindak pidana penyalahgunaan narkoba.

”Tetapi kenaikan ini diimbangi tingkat keberhasilan Polres dalam penyelesaian kasus. Di mana, pada tahun 2016 ini dari 422 kasus Polres Metro berhasil menyelesaikan 288 kasus. Sedangkan di Sat Narkoba dari 49 kasus selesai semua. Kalau dalam tindak penyalahgunaan narkoba memang bisa berhasil 100 persen dalam pengungkapan,” urainya.

Untuk laka lantas, terus Kapolres, juga mengalami kenaikan. Di mana tahun 2015 terjadi Laka lantas 72 kasus, dengan korban luka ringan sebanyak 97 orang, luka berat 22 orang dan meninggal dunia 21 orang. Sedangkan tahun 2016 ini, terjadi Laka Lantas sebanyak 97 kasus dengan korban luka ringan 145 orang, luka berat 27 orang, dan meninggal dunia 17 orang.

”Tahun 2015 total kerugian mencapai Rp. 140.600.000, sedangkan tahun 2016 Rp. 171.600.000 jumlah pelanggaran lalu lintas juga naik. Di mana, pada tahun 2015 Polres Metro mengeluarkan 7.270 lembar tilang, sedangkan tahun 2016 ini sebanyak 8.000 lembar kertas tilang. Untuk penyelesaian kasus di Sat Lantas ini sama dengan Sat Narkoba, jadi bisa 100 persen selesai. Untuk tahun ini dari 97 kasus selesai 95 kasus, sedangkan 2 kasus masih proses sidik. Tapi saya yakin bisa selesai,” terusnya.

Polres Metro juga, kata dia, telah melakukan beberapa inovasi untuk menciptakan suasana aman dan kondusif di Kota Metro dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat Kota Metro.

”Inovasi itu, yakni Polisi ada dimana-mana, Patroli jalan kaki dan obyek vital, Tenda Reaksi Cepat (TRC), dan lainnya. Juga pembentukan Tim Tekab 308, Satgas RKT, pembentukan pleton siaga untuk mengantisipasi konflik, Police Go To school untuk memberikan pembinaan kepada pelajar,” katanya.

Ke depannya, tambahnya, Polres Metro akan terus berupaya untuk meningkatkan lagi kemampuan penyidik dalam rangka meningkatkan daya ungkap kasus. Juga, terus berupaya untuk menciptakan langkah-langkah untuk mengantisipasi segala tindak pidana agar untuk menciptakan suasana aman, kondusif di Kota Metro.

”Langkah-langkah kita kedepan akan lebih menekankan pada pencegahan baik itu melalui patroli, dari patroli jalan kaki, kendaraan dan meningkatkan lagi keberadaan tenda TRC agar benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.

(Hendra/Ade Embun)

 

Tinggalkan Komentar Anda