Polres Metro Harapkan Kesinergian Kerja Antar Dinas-Dinas Terkait Guna Atasi Kemacetan di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL)

313
Polres Metro Harapkan Kesinergian Kerja Antar Dinas-Dinas Terkait Guna Atasi Kemacetan di Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL)
Kasat Lantas Polres Metro, di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2017). Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Kepolisian Resor (Polres) Kota Metro membenarkan tentang adanya kegiatan parkir liar dibeberapa titik rawan macet, terutama Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL). Guna menyikapi hal tersebut Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas)Polres Kota Metro akan berupaya melakukan penindakan seperti teguran dan tilang. Hal ini dikatakan oleh Kasat Lantas Polres Metro, AKP Zainal Abidin di hadapan wartawan sebatin.com, di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2017).

“Ya, himbauan rutin oleh anggota Sat Lantas Polres Metro melalui Unit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) rutin kami laksanakan, secara teguran terus menerus kami lakukan, bahkan tindakan tilang juga sudah kami terapkan kepada para pelanggar yang membandel”, ucapnya.

Zainal Abidin juga mengatakan, pihaknya juga telah melaksanakan kordinasi dengan pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) dalam mengupayakan permasalahan parkir-parkir liar tersebut.

“Kami sudah pernah duduk bareng dengan pihak Pemkot Metro dalam menanggapi masalah ini. Ya kita kerja barenglah, nggak mungkin anggota kami harus tegak terus dilokasi. Kerjasamanya lah, kalo dari Pemkot Metro kan ada Sat Pol PP ada Dishub, ayo bersinergi, jadi nggak semata-mata cuma kewajiban satu instansi saja, ini semua demi ketertiban, keamanan dan kenyamanan kota kita sendiri kok”, ujarnya.

Selanjutnya di tempat terpisah, Kanit Dikyasa Polres Metro, Aipda Siswanto menuturkan, penempatan rambu-rambu lalu lintas oleh pihak Dishub Kota Metro di seputaran Kawasan Tertib Lalu lintas (KTL) yang meliputi Jalan Jendral Sudirman di titik Gedung Sesat sampai dengan titik Bank Mandiri dan BNI Kota Metro, dirasa sudah cukup memadai.

“KTL itu meliputi dilarang parkir, dilarang melanggar dan dilarang berhenti ya Mas !. Yang kami sayangkan itu, rambu-rambu dilarang parkir dilarang berhenti sudah dipasang oleh pihak Dishub, tapi ya kok ada petugas parkir pake seragam resmi. Kami sudah koordinasikan ini dengan Dishub Metro, tapi kenyataannya bisa dilihat sendiri kan !. Butuh kesadaran Mas dari semua pihak termasuk masyarakat pengendara. Anggota patroli kadang sudah ambil tindakan penilangan, ya masih mbandel, sudah kami pasang Water Barrier (alat pembatas/pembagi jalan) masih juga bandel. Salah satu solusinya ya itu Mas, jangan kasih ijin jasa parkir, kan nggak mungkin anggota kami tegak terus dilokasi tersebut”, pungkasnya.

Polres Metro melalui Kasat Lantas, AKP Zainal Abidin menghimbau, agar seluruh masyarakat Kota Metro dapat mentaati peraturan lalu lintas. Gunakan tempat semestinya untuk parkir kendaraan demi ketertiban dan kenyamanan sesama pengguna jalan serta serta kelancaran arus lalulintas di Bumi Sai Wawai tercinta.

(S01)

Tinggalkan Komentar Anda