Polres Tulang Bawang Ringkus Pemilik Uang Palsu

58
Satreskrim Polres Tulang Bawang berhasil menangkap PA (50) yang merupakan pelaku tindak pidana memiliki dan menyimpan mata uang palsu pecahan Rp. 50.000-, Selasa (26/12). Foto : Roby - Sebatin.com

Sebatin.com, Tulang Bawang – Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tulang Bawang berhasil menangkap PA (50) yang merupakan pelaku tindak pidana memiliki dan menyimpan mata uang palsu pecahan Rp. 50.000-, Selasa (26/12).

“PA yang berprofesi wiraswasta merupakan warga Tunggal Warga, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang ditangkap Satreskrim hari Selasa (26/12/) sekitar jam 19.00 WIB di rumahnya”, ungkap Kasat Reskrim AKP Donny Kristian Bara’langi, SIK mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Raswanto Hadiwibowo, SIK, M.Si., Rabu (27/12).

Kasat reskrim menuturkan, penangkapan dilakukan setelah pihaknya informasi dari masyarakat tentang aktivitasnya yang telah memiliki dan menyimpan mata uang palsu pecahan Rp. 50 ribu. Berbekal informasi tersebut, anggota langsung melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku, lalu dilakukan penangkapan dan kemudian anggota melakukan penggeledahan di rumah pelaku.

Barang bukti Uang Palsu yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Tulang Bawang. Foto : Roby – Sebatin.vom

Dari rumah pelaku, ditemukan mata uang palsu pecahan Rp. 50 ribu yang simpan di dalam dompet (diatas lemari), di dalam kotak rokok (diatas pentilasi) serta di samping sumur rumahnya. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti dibawa ke Mapolres Tulang Bawang.

Dari tangan pelaku berhasil diamankan barang bukti berupa mata uang palsu pecahan Rp. 50 ribu sebanyak 156 lembar dengan total Rp. 7 juta 800 ribu.

“Saat ini pelaku PA sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku akan dijerat dengan Pasal 36 ayat 2 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 10 miliar”, pungkasnya.

Reporter : Roby
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda