Posdaya Nurul Iman Tejoagung Beli Tanah Pekarangan Untuk Fakir Miskin

1170
Posdaya Nurul Iman Tejoagung Beli Tanah Pekarangan Untuk Fakir Miskin
Keluarga Penerima Bantuan Tanah Pekarangan Dari Posdaya Nurul Iman, Tejoagung, Metro.

Sebatin.com – Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) yang satu ini tak pernah lekang dari kesibukannya memberdayakan masyarakat. Mulai kegiatan penyuluhan kesehatan gratis, bedah rumah, santunan fakir miskin dan jompo, pembinaan home industri makanan ringan, kerajinan sulam, sampai beli pekarangan untuk keluarga miskin yang belum memiliki tanah dan rumah sendiri, dilakukannya tanpa pamrih. Tak pelak lagi, beberapa penghargaan tingkat nasionalpun didedikasikan untuk kelurahan Tejoagung, kecamatan Metro Timur dan tentu Kota Metro. Bahkan saat ini telah menjadi Posdaya Rujukan Nasional.

Bagai tak ada matinya, itulah predikat yang cocok disematkan kepada Posdaya Nurul Iman Tejoagung dalam mengemban amanah pemberdayaan di lingkungan masyarakat sekitarnya. Sejak tahun 2011 sampai sekarang kepadatan aktivitas “ngurusi” masyarakat lemah seakan tak bosan dilakukan. Kini disamping sedang konsent mendirikan Koperasi Syari’ah yang diberi nama BMT Cahaya Ummah, Posdaya Nurul Iman juga sibuk melunasi pembayaran tanah pekarangan ukuran 10x16m seharga 50 juta rupiah yang diperuntukkan untuk satu keluarga miskin di lingkungan Tejoagung.

Menurut ketua Posdaya Nurul Iman, Siti Nurjannah, S.Ag. ide pembelian tanah pekarangan untuk keluarga miskin tersebut didasari oleh temuan di lapangan pasca pendataan keluarga miskin di wilayah kerja posdaya Nurul Iman.

“Saat kami melakukan pendataan, diperoleh hasil data valid mencakup anak putus sekolah, rumah tidak layak huni, penyandang cacat, yatim piatu dan jompo, serta ada satu keluarga miskin yg numpang. Selain jumlah keluarganya banyak, keadaan ekonominyapun sangat memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan kita,” tegas ibu yang ramah senyum ini.

Siti Nurjannah, S.Ag. Ketua Posdaya Nurul Iman, Tejoagung, Kota Metro
Siti Nurjannah, S.Ag. Ketua Posdaya Nurul Iman, Tejoagung, Kota Metro

Lebih lanjut Ibu Nur, demikian panggilan akrab Siti Nurjannah, mengatakan bahwa untuk rumah tidak layak huni telah dilakukan bedah rumah. Sedangkan untuk yatim piatu dan penyandang cacat diberikan santunan. Dan khusus untuk anak putus sekolah, mereka telah sekolah kembali atas biaya yang ditanggung pribadi Camat Metro timur Ibu Dra. Rosita sampai tamat SLTA, demikian pungkasnya.

Ditanya soal asal dana untuk pembelian tanah pekarangan, ibu dua anak ini menjelaskan bahwa dana tersebut diperoleh dari iuran masyarakat, lembaga keuangan dan pengusaha swasta.

“Pengurus Posdaya mengedarkan brosur dan list ke masyarakat, dan dananya langsung di transfer ke rekening yang dibuat khusus untuk itu,” ujarnya sambil mempersilahkan crew Sebatin.com meminum kopi yang baru saja dibuatnya. (Budiyanto)

Tinggalkan Komentar Anda