Potret Siswa-Siswi SDN 04 Desa Sungkung yang Kesulitan Mendapatkan Pendidikan

472
Potret Siswa-Siswi SDN 04 Desa Sungkung yang Kesulitan Mendapatkan Pendidikan
Beberapa siswa Potret Siswa-Siswi SDN 04 Sungkung dengan seragam lusuhnya. Foto: Anggit Purwoto

Sebatin.com, Kalimantan Barat – Negara sudah merdeka sejak lama. Jendela dunia sudah terbuka secara luas. Namun, pendidikan di negeri ini seperti terus-menerus dirundung masalah. Terasa seperti masalahnya tak pernah ada habisnya. Baik itu dari Barat Indonesia maupun dari Timur Indonesia.

“Pendidikan adalah jalan terbaik dalam memutus rantai kemiskinan!” demikian kata Chairul Tanjung, pengusaha sukses Indonesia.

Mungkin, prinsip yang sama juga tertanam dalam benak siswa-siswi di SDN 04 Desa Sungkung ini. Sekolah dasar ini terletak di Desa Sungkung, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Untuk bersekolah siswa-siswi SDN 04 Desa Sungkung ini harus berjalan kaki melewati hutan lebat dengan medan yang berbukit-bukit.

Tak hanya itu, seragam siswa-siswi ini telah lusuh. Warnanya sudah menguning dan bahannya sudah tipis. Ada juga dari mereka yang celana merahnya sudah tak memiliki resleting lagi. Kaki-kaki mereka kotor, dekil. Mereka tak memiliki sepatu, hanya sandal jepit butut yang melindungi telapak-telapak kaki mungil mereka. Untuk buku-buku dan perlengkapan alat tulis lainnya hanya mereka masukkan ke plastik kresek (asoy). Mereka tak memiliki ransel.

Di sekolah pun sama memprihatinkannya. Bangunan sekolah mereka sudah rapuh dan bisa dikatakan tak layak untuk digunakan sebagai tempat belajar. Sangat jauh dari standar. Bahkan, untuk buku dan alat tulis pun mereka harus berbagi satu sama lain saat belajar.

Namun, kondisi yang sangat terbatas dan memprihatinkan seperti itu tak membuat anak-anak ini menyerah. Mereka terus sekolah dengan semangat. Bertekad demi masa depan yang lebih cerah dan kehidupan menjadi berubah. (Al Hadeed)

Tinggalkan Komentar Anda