Presiden RI: Prajurit Kopassus Harus Tempatkan Diri Sebagi Perekat Kamajemukan Persatuan RI

916
Presiden RI: Prajurit Kopassus Harus Tempatkan Diri Sebagi Perekat Kamajemukan Persatuan RI
Sesi Foto Bersama Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, Petinggi TNI, dan Prajurit Kopassus. Foto: Dok.Puspen TNI

Sebatin.com, Cijantung, Jakarta Timur – Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo didampingi oleh Panglima TNI, Jendral TNI Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan kepada 1.720 prajurit Kopassus di di Lapangan Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (10/11/2016).

Dalam pengarahannya Jokowi menyampaikan bahwa, TNI adalah satu yakni, Tentara Nasional yang bisa berdiri tegak mempersatukan suku, agama dan ras, dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan dan terus menjaga ke-Bhinneka Tunggal Ika-an, karena hanya dengan itu Indonesia bisa menjadi bangsa yang majemuk, kuat dan solid.

Jokowi juga menambahkan bahwa prajurit Kopassus merupakan pasukan  yang siap  dalam keadaan emergensi atau darurat, sewaktu-waktu dapat digerakan oleh Panglima Tertinggi melalui Panglima TNI untuk keperluan khusus.

“Saya sebagai Panglima Tertinggi memerintahkan kepada para perwira dan prajurit Kopassus untuk menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Republik Indonesia,” Ujar Jokowi.

Dalam momentum Hari Pahlawan, Jokowi mengingatkan kepada seluruh prajurit bahwa Pahlawan Kusuma Bangsa para pendiri Tentara Nasional Indonesia seperti Panglima Besar Jenderal Sudirman telah mempertaruhkan jiwa dan raganya untuk memperjuangkan kemerdekaan Bangsa Indonesia.

“Bagi kita memperjuangkan Indonesia menjadi satu bangsa yang terdiri dari beragam suku, agama, ras dan golongan adalah harga mutlak,” jelas Jokowi.

Sebelum mengakhiri pengarahan, Joko Widodo menyampaikan bahwa rakyat Indonesia wajib untuk terus memperjuangkan cita-cita para pahlawan terdahulu guna memakmurkan, mensejahterakan maupun memberikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai, menghormati jasa-jasa Pahlawannya dan kita sebagai generasi penerus mempunyai kewajiban untuk meneruskan apa yang sudah diperjuangkan oleh para Pahlawan pendahulu kita,” Tutup Jokowi.

Dalam pengerahan Presiden RI, Joko Widodo turut hadir pula Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, Kasad Jenderal TNI Mulyono, Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana, Danjen Kopassus Mayjen TNI Madsuni dan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Mochamad Iriawan. (Rls Puspen TNI/Red)

 

Tinggalkan Komentar Anda