Promosikan Wisata Kota Metro, 30 Pramuwisata Dibina

731
Promosikan Wisata Kota Metro, 30 Pramuwisata Dibina
Kepala Disporapar Kota Metro Yeri Ehwan dan jajaran melakukan foto bersama saat mengenalkan potensi wisata Dam Raman ke pramuwisata, Rabu (22/03/2017). Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Sebanyak 30 calon pramuwisata Kota Metro diberikan pembinaan dan uji kompetensi oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Metro bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) di Aula Taman Palem Indah, Rabu (22/03/2017).

Kepala Disporapar Kota Metro Yeri Ehwan menjelaskan, para pramuwisata tersebut nantinya akan menjadi juru bicara untuk menyampaikan kepada para wisatawan tentang sejarah Kota Metro, potensi Kota Metro, serta tentang keberagaman Kota Metro. Termasuk juga, dimana tempat berbelanja, wisata kuliner yang enak, dan lainnya.

“Itu semua mereka harus faham betul. Tentang sejarah Kota Metro, pembangunan Kota Metro, dan lainnya. Tugas inikan tentu berat dan tidak semua orang bisa. Karena salah satu tugas nya kan memasarkan kondisi pariwisata kita tentunya, sehingga mereka perlu dibekali pengetahuan dengan keterampilan, dan sikap yang memang memadai untuk menjadi seorang pramuwisata,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Yeri, pembinaan dan uji kompetensi ini, dilakukan agar para calon pramuwisata di Kota Metro ke depannya bisa menjadi seorang pramuwisata yang handal. Juga, merupakan salah satu pembangunan pariwisata Kota Metro dalam bidang Sumber Daya Manusia (SDM).

“Harapan kita dengan dilakukannya pembinaan dan uji kompetensi ini, mereka menjadi pramuwisata yang handal. Sehingga, kita tadi sampaikan bahwa mereka itu harus tau betul dan faham betul kondisi Metro,” paparnya.

Dirinya berharap, para pramuwisata tersebut bisa mengembangkan diri dengan terus menggali sendiri seluk-beluk Kota Metro.

“Kalau kami, pastinya selalu membuka diri untuk mereka berkonsultasi. Tetapi di luar itu, kami berharap mereka bisa mengembangkan diri sendiri. Menggali sendiri dari berbagai sumber. Kegiatan ini sebagai bekal yang pemerintah daerah berikan,” harapnya.

Di tempat yang sama, Kabid Pariwisata Meli Darti Jayasinga mengatakan, kegiatan pembinaan dan uji kompetensi pramuwisata Kota Metro berlangsung selama tiga hari dan diikuti oleh 30 peserta.

“20 peserta dari HPI Kota Metro dan 10 peserta dari Muli Mekhanai. Hari pertama pembinaan, hari kedua para peserta dikenalkan dengan potensi wisata Kota Metro dan hari terakhir dilaksanakan uji kompetensi,” katanya.

Promosikan Wisata Kota Metro, 30 Pramuwisata Dibina 2
Pembinaan pramuwisata Kota Metro di Aula Taman Palem Indah, Rabu (22/03/2017). Foto: Hendra – Sebatin.com

Sementara itu, Wakil Ketua DPD HPI Provinsi Lampung Saluddin menjelaskan, Kota Metro memiliki potensi wisata yang sangat berlimpah. Salah satunya, Metro merupakan kota yang di kelilingi sawah dan menyimpan kekayaan budaya yang sangat melimpah. Selain itu, ada pembuat batik ciprat, pembuatan minyak dari kayu Gaharu yang sudah go nasional.

“Banyak potensi di Kota Metro ini. Bahkan katanya sewaktu kunjungan Raja Salman ke Indonesia beliau itu memesan minyak kayu Gaharu dari Kota Metro. Belum lagi Dam Raman. Tetapi kalau Dam Raman memang membutuhkan biaya yang besar,” jelasnya.

Menurutnya, Taman Merdeka dan Lapangan Samber dibuat wisata edukasi, sebagai tempat komunitas seni untuk manggung itu akan sangat bagus. Selain itu, Buper, sawah bertingkat juga sangat bagus jika dikembangkan.

“Untuk Taman Merdeka dan Lapser dibuat untuk manggung komunitas seni, wisata edukasi itu kalau dilaksanakan secara kontinyu itu akan ramai. Nanti bisa kita lombakan. Sedangkan sawah bertingkat bisa kita jual ke wisatawan kota untuk wisata menanam padi, itu bagus sekali,” pungkasnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda