Provinsi Lampung Segera Miliki SMK Teknologi Industri Perkebunan dan Pertanian

160
SMK-Teknologi-Industri-Perkebunan-dan-Pertanian-01
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhajir Effendi, saat berfoto bersama usai sambutannya pada jamuan makan malam bersama Panitia Olimpiade Ahmad Dahlan, di Mahan Agung, Kamis (26/10/2017) malam. Foto : Humas Pemprov Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pencapaian Provinsi Lampung cukup menonjol dalam bidang pendidikan dasar dan menengah, termasuk Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Oleh karena itu, SMK yang berkonsentrasi di bidang industri banyak dibangun di Provinsi Lampung. Dan dalam jangka waktu dekat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI akan membangun sebuah SMK yang berkonsenterasi kepada teknologi industri perkebunan dan pertanian di Provinsi Lampung, dengan kurikulum 70% di industri dan 30% di sekolah. Hal tersebut diungkapkan oileh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhajir Effendi, saat menyampaikan sambutannya pada jamuan makan malam bersama Panitia Olimpiade Ahmad Dahlan, di Mahan Agung, Kamis (26/10/2017) malam.

Muhajir Effendi juga menyampaikan, bahwa Provinsi Lampung merupakan daerah yang sangat makmur dan cocok bagi pengembangan pariwisata dan pertanian. Dirinya juga sangat mengapreasiasi atas program Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) yang dianggarakan oleh Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo guna meningkatkan pembangunan pendidikan sekaligus mutu pendidikan di Provinsi Lampung.

SMK-Teknologi-Industri-Perkebunan-dan-Pertanian-02
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhajir Effendi, saat menghadiri acara jamuan makan malam bersama Panitia Olimpiade Ahmad Dahlan, di Mahan Agung, Kamis (26/10/2017) malam. Foto : Humas Pemprov Lampung.

“Progresnya pada tahap persiapan, dana dialokasikan tahun ini dan dilanjutkan tahun berikutnya. Pembangunannya multiyears karena tidak mungkin digunakan satu mata anggaran, kita berharap segera terealisasi. Dan Program Bosda merupakan program yang luar biasa, sangat bermanfaat untuk meningkatkan mutu pendidikan”, ujar Mendikbud RI.

Ditambahkan oleh Irjen Kemendikbud, Daryanto, bahwa pelaksanaan kegiatan Olimpiade Ahmad Dahlan di Provinsi Lampung, di yakini akan membawa dampak yang luar biasa pada sektor riil. Dan jika dikalkulasikan, nilainya hampir mencapai jumlah 64 miliar rupiah.

“Lampung sebagai pintu masuk Pulau Sumatera memiliki banyak potensi wisata yang banyak. Saya yakin ajang nasional OlimpicAd yang diikuti oleh 29 provinsi ini, mampu memberikan efek nyata bagi Provinsi Lampung”, ujar Daryanto.

Sementara itu, dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, mengatakan, bahwa ajang Olimpiade Ahmad Dahlan tersebut sangat berperan penting dan strategis dalam meningkatkan kompetensi siswa. Dan Gubernur Lampung Muhammad Rido Ficardo juga sangat berterimakasih kepada pihak-pihak terkait, atas dipilihnya Provinsi Lampung sebagai provinsi pertama di luar Pulau Jawa yang dipercaya untuk menggelar perhelatan perlombaan yang diikuti oleh 3.500 peserta yang berasal dari Sabang hingga Marauke.

“Ajang ini juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur kemampuan siswa sekolah Muhammmadiyah untuk bersaing dengan siswa lain di seluruh Indonesia. Olimpiade ini terbukti memberi efek positif dalam membina kemampuan siswa,” kata Sutono.

(rls/red)
Editor : Embun

Tinggalkan Komentar Anda