Puisi: Negeri Ilalang Kering – Karya Breshifa Ame

1221
Puisi: Negeri Ilalang Kering – Karya Breshifa Ame
Puisi: Negeri Ilalang Kering – Karya Breshifa Ame

Negeri Ilalang Kering

Aku menggembala diri di negeri ilalang kering.
Menajam mata, tuk bangkit melawan
terik yang membakar.

Kesumat adalah senjata bagiku.
Yang dipaparkan getir menuju kesenjangan.
Meski kelam, namun
terkandung cahaya terang.

Benarkah penampilan ini?
Atau sebuah tragedi yang membudaya.
Barisan muda lumpuh layu.
Busung lapar menganiyaya.
Haruskah bayi-bayi menetek air mata?
Lantaran punting ibunya sekarat tanpa susu!
Sementara di luar sana, aroma
kematian melarung ruh-ruh sesamanya.
Tapi sebagian kaum, tetap saja
berkutat dengan urusannya masing-masing.

Buram t’lah renggut segenap keindahan dari mataku.
Jejak masa lalu raib!
Kenangan tak lebih dari sejarah hitam.

Inilah!!
Sebuah potret dari negeri ilalang kering.
Yang pernah jadi permata,
kini tinggal air mata…


Judul Puisi: Negeri Ilalang Kering
Karya: Breshifa Ame

Tinggalkan Komentar Anda