Puisi: Rinduku – Karya Breshifa Ame

556
Puisi: Rinduku – Karya Breshifa Ame
Puisi: Rinduku – Karya Breshifa Ame (Ilustrasi)

Rinduku

Senyum terakhir itu terus kukhayalkan.
Mengaburkan cuaca hari ini.
Pada pekat malam gersang, kularung
perih biar karam.

Oleh sebab rinduku adalah keghoiban.
Seperti oksigen bersenyawa dalam nafas.
Meski tak kasat namun terasa.
Tapi, rasa ini benar-benar menghujam jantungku!

Ough… kapankah hujan kembali turun?
Basahi dehidrasi rinduku dengan air cintamu
Dan asmara inipun menari.
Kala jiwa kita bersatu.
Dalam genangan cinta nan syahdu.


Judul Puisi: Rinduku
Karya: Breshifa Ame

Tinggalkan Komentar Anda