Puisi: Setubuh Bunga Yang Suci – Karya Breshifa Ame

820
Setubuh Bunga Yang Suci
Puisi: Setubuh Bunga Yang Suci - Karya Breshifa Ame

Setubuh Bunga Yang Suci

Setubuh bunga yang suci.
Mencari halaman berdebu serpihan asa.
Asa yang mengasap, usap sembrani teruntuk luka lama.
Adakah mentari bersinar di sini?
Di batas lekukan waktu sebuah sabel.
Mungkinkah ini perang?

Ada letupan keras.
Menganga di danau sejarah sebuah hati.
Pada tepinya tumbuh pepohonan putih beranting sepi.
Sepi itu lantas menyunyi.
Mengharap badai merumpangkannya.

Maut adalah janji, abstrak tapi pasti.
Terkadang menyeruak sedikit menghantui.
Hati demi hati risau di ujung pisau.
Seperti setubuh bunga yang suci.
Mencoba meraih asa.
Sebelum seluruh senyum tergelincir jadi hujan.
Sebelum ritus pemakaman memanggil sejumlah doa.

Sampai kapan detik itu kan jadi noktah.
Maka bertahtalah cinta.
Cinta itu pasti tiba!
Menganyam rinai mata membentuk sujud syukur.
Di kala malam bercahaya.
Kau tersenyum di bawah rembulan.
Di saat itulah,
dirimu tak lagi sendirian…


Judul Puisi: Setubuh Bunga Yang Suci
Karya: Breshifa Ame

Tinggalkan Komentar Anda