Puluhan Klub Otomotif Lampung Ikuti Apel Keselamatan Berkendara

116
Ribuan Peserta dari Puluhan Club Otomotif saat mengikuti apel keselamatan berkendara, Senin (13/11). Foto : Istimewa

Sebatin.com, Bandar Lampung – Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo mengapresiasi apel besar Komunitas Klub Mobil dan Motor yang digelar Polda Lampung se-Provinsi Lampung di Lapangan Korpri Kantor Gubernur Lampung, Senin (13/11). Kegiatan ini dalam rangka pelepasan aksesoris seperti rotator, sirine, dan storobo secara sukarela.

“Saya berterima kasih kepada Kapolda dan jajaran yang membangkitkan partisipasi masyarakat untuk bersama menyadarkan akan pentingnya keselamatan berkendara. Apalagi pemasangan aksesoris itu dapat menggangu lalu lintas,” ujar Ridho saat melepas iring-iringan komunitas seusai apel.

Salah seprang Perwakilan Club Otomotif menyerahkan aksesoris kendaraan secara simbolis kepada Kapolda Lampung, Pol. Suroso Hadi Siswoyo. Foto : Istimewa

Pentingnya taat berlalu lintas, kata Ridho, menjadi bagian yang sangat penting bagi pengendara. Mengingat, sebentar lagi penyeberangan Merak-Bakauheni memiliki dermaga eksekutif dan Jalan Tol Trans Sumatera sepanjang 250 km yang akan mulai beroperasi. Oleh sebab itu, pertumbuhan Provinsi Lampung akan semakin pesat, yang berbanding lurus dengan peningkatan jumlah kendaraan akan semakin tinggi dan padat.

“Ini bisa menjadi berkah atau menjadi musibah apabila keselamatan berkendara tidak ditanamkan,” kata Ridho.

Berkenaan dengan pembangunan bidang infrastuktur, Ridho mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung memprioritaskan perbaikan jalan dan jembatan. Dirinya mengklaim bahwa puluhan jembatan sudah dibangun, lalu, perbaikan jalan yang diaspal juga begitu banyak. Harapannya, dengan jalan yang diperbaiki ini semakin banyak jalan mulus dan membantu pergerakan perekonomian masyarakat.

Pada bagian lain, Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Suroso Hadi Siswoyo, mengatakan, acara tersebut digelar sebagai bentuk gerakan moral komunitas otomotif dalam mewujudkan keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Saya berharap peserta apel yang terdiri dari para komunitas dan masyarakat dapat menjadi pelopor tertib berlalulintas dan senantiasa mematuhi ketentuan dan peraturan lalu lintas guna terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran,” ujar Kapolda.

Tertib berlalu lintas tersebut, Jelas Suroso, akan berdampak positif menekan angka kecelakaan dan kematian. Selama periode Januari sampai September 2017, jumlah kecelakaan di Provinsi Lampung mencapai 1.525, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 409 atau rata-rata dua korban meninggal setiap hari.

Terhadap kasus pelanggaran berlalu lintas, menurut Kapolda, pada 2017 pelanggaran lalu lintas di Lampung mencapai 144.880 atau setiap hari rata-rata terjadi 536 pelanggaran. Pelanggaran tersebut seperti menaikan dan menurunkan penumpang tidak pada tempatnya, marka jalan, rambu lalulintas, dan tidak memakai helm.

“Pelanggaran tersebut menjadi faktor terjadi kecelakaan dan kemacetan lalu lintas, karena rendahnya tingkat kesadaran dan disiplin mematuhi peraturan lalu lintas,” ujar Suroso.

Setelah apel, komunitas melakukan iring-iringan menuju Jalan RA Kartini, Jalan Raden Intan, Jalan Diponegoro, Jalan Ikan Bawal dan berpisah di Taman Dwipangga. Total peserta mencapai 1.702 kendaraan, yang terdiri dari 65 klub mobil dengan jumlah 489 mobil dan 84 klub motor dengan jumlah peserta 1.213.

(Hum)
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda