Puskesmas Purwosari Fokus Cegah DBD di Wilayahnya

408
Puskesmas Purwosari Fokus Cegah DBD di Wilayahnya
Puskesmas Purwosari, Metro Utara, Kota Metro. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Purwosari saat ini fokus mencegah merebaknya Demam Berdarah (DBD) di wilayahnya. Pasalnya, di musim penghujan seperti saat ini, biasanya penyakit DBD akan meningkat.

Kepala Puskesmas dr. Hana Habni Oktasari menjelaskan, sepanjang tahun 2016 warga Purwosari dan Purwoasri yang terkena DBD berjumlah 18 orang. Sedangkan untuk tahun 2017 di akhir bulan Januari ini, belum ada warga yang terserang DBD.

“Tahun lalu dari 18 yang positif 11 sampai 13 orang. Dan Alhamdulillah sampai saat ini belum ada yang terserang. Dan mudah-mudahan hingga akhir 2017 nanti tidak ada yang terkena DBD,” jelasnya.

Puskesmas Purwosari, lanjutnya, guna mencegah merebaknya DBD di wilayahnya sudah melakukan berbagi usaha. Mulai dari penyuluhan 3M plus, imbauan ke masyarakat untuk menjaga kebersihan, serta imbauan ke Kelurahan, RT, dan RW untuk mengajak warga bersih-bersih lingkungan.

“Selain itu masyarakat juga bisa menggunakan pelindung atau kelambu. Atau bisa menggunakan lotion anti nyamuk,” lanjutnya.

Menurutnya, semua usaha pemerintah, dalam hal ini tenaga kesehatan, mulai dari penyuluhan dan lainnya akan sia-sia jika perilaku masyarakat tidak berubah.

“Jadi, memang perlu adanya partisipasi dengan masyarakat. Jadi masyarakat juga harus melakukan bersih-bersih. Meskipun kita sudah koar-koar melakukan penyuluhan dan lainnya, kalau rumah warga tidak bersih ya sama saja,” paparnya.

Ia menambahkan, fogging tidak bisa langsung dilakukan jika ada permintaan dari masyarakat. Sebelum dilakukan fogging, perlu adanya test apakah tempat tersebut bisa difogging atau tidak.

“Setelah dilakukan pengecekan dan lain-lain dan hasilnya positif baru fogging bisa dilaksanakan. Sebenarnya fogging tidak menyelesaikan masalah, karena perilaku masyarakat untuk melakukan PHBS lah yang bisa menghindarkan dari berbagai macam penyakit,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda