Raja Salman dan Pengantin Lampung Dampingi Kapolres Metro Bagikan Helm

603
Raja Salman dan Pengantin Lampung Dampingi Kapolres Metro Bagikan Helm
Anggota Polisi Polres Kota Metro yang berbusana ala Raja Salman saat memakaikan Helm kepada salah satu pelanggar lalu lintas dalam giat Operasi Simpatik Krakatau 2017 yang dilaksanakan perempatan lampu merah Taman merdeka Kota Metro, Kamis (16/03/2017). Foto: Arby - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Ada yang berbeda dalam Operasi Simpatik Krakatau 2017 kali ini, di hari ke 16 kegiatan operasi yang serentak dilakukan di seluruh wilayah Indonesia tersebut, Kota Metro mengusung tema unik, dengan menghadirkan Raja Salman dan pengantin adat Lampung, Kamis (16/03/2017).

Raja salman dan pengantin adat lampung yang dihadirkan jajaran kepolisian Polres Kota Metro itu bukanlah merupakan yang asli, melainkan anggota Polisi di Polres setempat yang berbusana bak Raja Saudi Arabia dan sepasang pengantin adat Lampung.

Pemandangan yang baru pertama kali terjadi di Kota Metro ini merupakan rangkaian kegiatan operasi Simpatik Krakatau 2017, yang difokuskan di perempatan lampu merah Jalan Jendral Sudirman, tepatnya di depan Taman Merdeka dan Masjid Taqwa Kota Metro.

Selain Anggota Polri yang bergaya ala Raja dan sepasang pengantin, Polres Kota Metro juga menyajikan teatrikal sepasang hantu yang menyebrang jalan melewati zebra cross di lampu merah.

Raja Salman dan Pengantin Lampung Dampingi Kapolres Metro Bagikan Helm 4
Peragaan sepasang hantu yang menyebrang jalan melintasi zebra cross di lampu merah Taman Merdeka Kota Metro. Foto: Arby – Sebatin.com

Tidak sampai di situ, pembagian helm ber-Standar Nasional Indonesia (SNI) dan mantel hujan juga mewarnai kegiatan Operasi Simpatik Krakatau 2017 di Kota Metro.

Di sela kegiatan tersebut, sejumlah pengendara yang merasa tidak mentaati peraturan lalu lintas saat melintasi jalan tersebut merasa kaget dan bingung ketika diberi hadiah oleh polisi.

“Ya saya kaget mas, saya sadar salah karena nggak ngidupin lampu. Pas dicegat polisi terus ditanya-tanya, kemudian saya dikasih mantel. Ya bingung aja, dan terimakasih sama polisi udah ngasih mantel, dan semoga banyak masyarakat yang taat lalu lintas ke depannya,” ucap Nurman salah satu pengendara yang melintas.

Raja Salman dan Pengantin Lampung Dampingi Kapolres Metro Bagikan Helm 2
Nurman salah satu pelanggar lalu lintas saat diwawancarai Sebatin.com. Foto: Arby – Sebatin.com

Kapolres Kota Metro AKBP Rali Muskitta mengatakan, operasi Simpatik kali ini sengaja dibuat berbeda dari tahun sebelumnya, dengan harapan dapat menarik simpati masyarakat untuk tertib berkendara.

“Kita buat yang berbeda karena tipikal masyarakat Indonesia itu malas baca, rata-rata dengan cara melihat, makanya kita tampilkan peragaan setan yang menyebrang jalan. Kita mau tunjukan ke masyarakat bahwa setan aja mau tertib berlalu lintas, jadi masyarakat kalo gak mau seperti itu ya harus tertib berlalu lintas,” kata Kapolres Saat di Wawancarai awak media usai kegiatan tersebut, Kamis (16/03/2017).

Raja Salman dan Pengantin Lampung Dampingi Kapolres Metro Bagikan Helm 3
Kapolres Kota Metro AKBP. Rali Muskitta, S.I.K saat diwawancarai Sebatin.com. Foto: Arby – Sebatin.com

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan, terkait pemakaian busana ala Raja Salman dan pengantin adat Lampung merupakan bentuk harapan untuk menarik simpati masyarakat.

“Membuat Raja Salman itu menggambarkan bahwa orang yang dari luar negara kita itu aja mau datang mendukung terhadap program ketaatan berlalu lintas,” ucapnya.

Orang nomor satu di lingkup Polres Kota Metro Ini juga menargetkan, setelah berlangsungnya kegiatan tersebut, tingkat kesadaran masyarakat Kota Metro akan pentingnya keselamatan berkendara akan jauh lebih baik.

“Ya target kita tentu dengan melihat ini, ya ada perubahan di masyarakat. Jadi berubah agar lebih sadar dalam berlalu lintas,” tandasnya.

(Arby)

 

Tinggalkan Komentar Anda