Rapat Pleno KPU Metro, Paslon Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim Raih Suara Terbanyak

84
Rapat-Pleno-KPU-Metro,-Paslon-Arinal-Djunaidi-Chusnunia-Chalim-Raih-Suara-Terbanyak
Ketua KPU Metro Drs Sukatno, saat menyerahkan berkas hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung yang digelar KPU Kota Metro, Rabu (04/7/2018).

Sebatin.com, Kota Metro – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung, Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim dipastikan mendapatkan suara terbanyak di Bumi Sai Wawai. Keputusan tersebut berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Lampung yang digelar KPU Kota Metro, Rabu (04/7/2018).

Ketua KPU Metro Drs Sukatno menerangkan, berdasarkan hasil rapat pleno, pasangan Muhammad Ridho Ricardo – Bachtiar Basri mendapatkan 18.391 suara, pasangan Herman HN – Sutono mendapatkan 19.049 suara. Sedangkan pasangan Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim mendapatkan 28.620 suara dan pasangan Mustafa – Jajuli mendapatkan 8.669 suara.

”Alhamdulillah rapat pleno berjalan lancar. Perwakilan forkopimda, polres, dan kejaksaan juga hadir. Saksi perwakilan empat paslon juga hadir, tidak ada sanggahan dan menandatangani. Jumlah suara sah kita 74.729 dan suara tidak sah 2.404. Artinya DPT di Kota Metro berjumlah 77.33 suara. Pasangan nomor urut 3 Arinal Djunaidi-Chusnunia Chalim memperoleh suara terbanyak 28.620”, bebernya usai rapat pleno di Aula KPU Kota Metro, Rabu (04/7/2018).

Berdasarkan jumlah suara yang masuk, lanjut dia, persentasi partisipasi pemilih di Kota Metro mengalami penurunan jika dibandingkan pemilihan kepala daerah. “Di Pilwakot jumlah partisipasi pemilihin sebesar 77 persen, sedangkan jumlah partisipasi pada Pilgub Lampung sebesar 70, 14 persen”, jelasnya.

”Kita sudah memaksimalkan sosialisasi untuk memaksimalkan tingkat partisipasi di Pilgub ini. Tetapi mungkin beberapa faktor masih menjadi kendala. Seperti pemilih mungkin sedang tidak ada di tempat saat pencoblosan. Atau mereka kurang tertarik melihat paslon yang bukan orang Metro, tidak seperti pemilihan Walikota Metro dulu”, imbuhnya.

Sukatno juga menambahkan, hasil penghitungan rekapitulasi pasangan calon gubernur-wakil gubernur Lampung ini juga diberikan kepada empat saksi pasangan calon, Panwaslu Kota Metro, KPU Provinsi Lampung, dan satu copy sebagai arsip KPU Kota Metro. “Hari ini juga kita langsung kirimkan hasil rapat pleno ini ke KPU Provinsi”, tukasnya.

(Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda