Raperda Pinjaman 600 M PT SMI Disetujui DPRD Lampung

10
Hamartoni Ahadis Mewakili Gubernur Lampung, Didik Suprayitno saat rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung pembicaraan tingkat II persetujuan Raperda Pinjaman 600 M pada PT. SMI. Foto : Red

Sebatin.com Bandar Lampung – DPRD Lampung mendapat apresiasi dari Pemprov setempat atas persetujuannya Raperda tentang pinjaman daerah kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI), menjadi peraturan daerah (Perda) Provinsi Lampung.

“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Dewan terhormat atas telah disetujuinya rancangan peraturan daerah dimaksud untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah,” kata Plt Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Hamartoni Ahadis.

Suasana gedung rapat DPRD Provinsi Lampung saar pengesahan Raperda pinjaman PT. SMI. Foto : Red

Mewakili Gubernur Lampung, Didik Suprayitno saat rapat paripurna DPRD Provinsi Lampung pembicaraan tingkat II persetujuan Raperda tersebut, Hamartoni Ahadis menjelaskan, pinjaman pemerintah daerah kepada PT. SMI sebesar Rp. 600 miliar, ditujukan untuk membiayai pembangunan 6 (enam) ruas jalan di Provinsi Lampung.

“Yang terpenting adalah telah disetujuinya Peraturan Daerah tentang pinjaman daerah tersebut. Terkait pencairan dana, di pihak internal PT. SMI tentunya memiliki aturan tersendiri terkait mekanisme pencairan dana,” katanya.

Adapun keenam ruas jalan tersebut yakni ruas simpang Korpri-Sukadamai sebesar Rp. 60 miliar, ruas Padang Cermin-Kedondong sebesar Rp. 160 miliar, ruas Bangunrejo-Wates sebesar Rp. 110 miliar, ruas Pringsewu-Pardasuka sebesar Rp. 50 miliar, ruas Simpang Pematang-Brabasan sebesar Rp. 80 miliar, dan ruas Brabasan-Wiralaga sebesar 140 miliar.

Hamartoni menuturkan, infrastruktur jalan merupakan prioritas utama pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemprov Lampung. Dengan ketersedian infrastruktur jalan yang handal, tambahnya, maka kelancaran pergerakan arus transportasi darat akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung.

“Diharapkan dengan adanya penanganan jalan Provinsi ini, pertumbuhan ekonomi Lampung dapat terus meningkat, serta turut berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional,” jelasnya.

Untuk itu, kata Hamartoni, dengan disetujuinya Raperda tersebut, maka Kepala OPD pelaksana Perda itu segera menyiapkan dan mengambil langkah yang diperlukan, yakni melaksanakan pembangunan 6 (enam) ruas jalan di Provinsi Lampung, melaporkan posisi kumulatif pinjaman, serta kewajiban pinjaman kepada Mendagri dan Menteri Keuangan RI setiap semester dalam tahun anggaran berjalan.

Pada kesempatan itu, terdapat juga laporan hasil pembahasan pantia khusus DPRD Provinsi Lampung tentang laporan hasil Pemeriksaan BPK-RI atas efektivitas pelayanan perizinan terpadu satu pintu pada Pemerintah Provinsi Lampung.

“Ada beberapa masukan dari hasil pembahasan tersebut. Karena itu, forum ini dijadikan sebagai barometer untuk mengoreksi apa yang telah kita lakukan, untuk memberikan pelayanan kemudahan bisnis dan investasi bagi investor yang ingin berinvestasi di Lampung,” jelasnya.

Dalam paripurna yang langsung dipimpin Ketua DPRD Lampung, Dedi Afrizal, 44 anggota DPRD yang hadir menyetujui Raperda peminjaman dana Pemda kepada PT SMI senilai 600 Miliar.

(Red/Add)

Tinggalkan Komentar Anda