Ruang Kelas Tak Memadai, Kemenag Rencanakan Relokasi Untuk MIN 1 Metro

379
Ruang Kelas Tak Memadai, Kemenag Rencanakan Relokasi Untuk MIN 1 Metro
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Metro. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Metro merencanakan pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Metro ke tempat baru. Ini, menyusul sekolah tersebut sudah tidak memadai karena kekurangan ruang kelas.

Kepala Kemenag Metro Qomaru Zaman menjelaskan, membangun pendidikan yang bagus, religius, brillian, dan intelektual akan sulit terealisasi jika sekolah tidak memadai. Karenanya, Kemenag Metro akan merencanakan MIN 1 Metro memiliki tempat baru lantaran yang sekarang digunakan sudah tidak memadai.

“MIN 1 Metro ini sempit. Tetapi animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di sini sangat tinggi. Ini terbukti dari belum dibukanya pendaftaran siswa, yang mendaftar sudah 98 orang. Insya Allah tahun 2018 nanti kita rencanakan sudah ada tempat baru. Karena pembelajaran di ruang yang sempit akan berpengaruh terhadap nilai,” jelasnya.

Kemenag Metro, kata dia, ingin membangun kecerdasan pendidikan yang tentunya untuk masa depan yang lebih bagus lagi.

“Kalau begini terus tidak akan berkembang. Kita rencanakan kalau mendapat dukungan dari masyarakat Kota Metro dan pihak sekolah akan kita bangun. Untuk dana mungkin nanti kombinasi antara anggaran pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala MIN 1 Metro Khoiri mengakui, sekolahnya sudah tidak memadai lagi. Pasalnya, dengan jumlah murid yang mencapai 400 an, sekolah tersebut hanya memiliki 8 ruang kelas.

“Dan kalau mau ditambah lagi, sudah tidak bisa, karena tidak cukup lagi. Opsinya kalau tidak nambah ke atas ya buat sekolah baru,” paparnya.

Ia menambahkan, animo masyarakat untuk mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut sangat tinggi. Ini, dibuktikan dengan sudah adanya 98 siswa yang mendaftar, padahal pendaftarannya sendiri belum dibuka.

“Jadi kalau ditambah dengan siswa kelas satu nanti bisa 500 siswa. Mungkin nanti ruang guru akan kami manfaatkan untuk ruang kelas. Karena memang sudah tidak ada lagi,” tutupnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda