Sekertaris BPPRD Kota Metro : Pelaksanaan Kegiatan Outbond di Hari Kerja di Setujui Inspektorat dan Sekda

386
Sekertaris BPPRD Kota Metro : Pelaksanaan Kegiatan Outbond di Hari Kerja di Setujui Inspektorat dan Sekda 01
Kepala BPPRD Kota Metro, Arif Joko Arwoko saat memberikan arahan kepada staffnya dalam kegiatan Outbond di Lembah Hijau Bandar lampung, Kamis (27/07/2017). Foto : dok. BPPRD KOta Metro

Sebatin.com, Kota Metro – Terkait dengan adanya pertanyaan dari beberapa rekan media mengenai tujuan pelaksanaan kegiatan Outbond yang dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Metro di Taman Wisata Lembah Hijau Bandar Lampung pada Kamis lalu (27/07/2017), Sekertaris BPPRD Kota Metro, Amanto, mencoba menjelaskan perihal maksud dan tujuan dari kegiatan tersebut, di ruang kerjanya, Jumat (28/07/2017).

Diawal penjelasannya Amanto mengatakan, bahwa kegiatan berupa Outbond ke lokasi Taman Wisata Lembah Hijau tersebut bukanlah untuk yang pertama kali dilaksanakan oleh BPPRD Kota Metro. Kegiatan tersebut dilakukan, salah satunya untuk menciptakan suasana saling menegenal antar para pegawai yang ada di BPPRD Kota Metro.

“Kan kita abis ada organisasi baru Mas. Bisa-bisa orang atas sama orang bawah itu nggak saling kenal. Karena begitu masuk ke atas langsung isi absen, terus sibuk dengan kerjaan dan urusan masing masing. Jadi kegiatan Outbond kemarin jadi salah satu upayanya, untuk menimbulkan suasana keakraban. Intinya untuk kegiatan kerjasamalah. Biar dalam satu dinas itu merasa saling kenal dan memahami. Disana yang kita lakukan juga tentang bagaimana kita meningkatkan kinerja, meningkatkan kerjasama dalam lingkup organisasi kita, biar terbentuk sebuah team work yang kuat”, jelasnya.

Sekertaris BPPRD Kota Metro : Pelaksanaan Kegiatan Outbond di Hari Kerja di Setujui Inspektorat dan Sekda 02
Salah satu kegiatan Outbond BPPRD Kota Metro di Lembah Hijau Bandar Lampung, Kamis (27/07/2017). Foto : dok. BPPRD Kota Metro

Kemudian, terkait dengan jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut, yang dilaksanakan bertepatan dengan hari aktif kerja, sehingga menyebabkan minimnya kehadiran petugas pelayanan masyarakat pada loket pembayaran pajak dan retribusi di BPPRD Kota Metro. Pihak BPPRD Kota Metro melalui Amanto mengatakan, bahwa kegiatan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari pihak Inspektorat dan Sekda Kota Metro.

“Ya memang harus gitu mas, kita nggak mau nyalahin peraturan. Itu juga kan sebelumnya kita sudah laporan dan minta saran ke Inspektorat, terus sudah ngadep Pak Sekda juga, ya di setujui kok Mas. Dan kegiatan itu kegiatan APBD, jadi harus di hari kerja. Saran dari Inspektorat juga harus di hari kerja, ya kita nurut aja. Dan mungkin alasan salah satunya kalo kegiatan itu dilaksanakan di hari sabtu apa minggu kegiatannya nggak bisa di SPJ kan, mungkin lo mas. Terus untuk pelayanan tetep jalan kok mas, kan ada dua (2) orang petugas pelayanan yang siap, terus Kabid juga ada”, ujarnya.

Lanjutnya, Amanto juga menambahkan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 49 orang dari total 59 orang pegawai di BPPRD Kota Metro tersebut bukanlah sebuah kegiatan wisata semata. Namun benar-benar merupakan sebuah rangkaian kegiatan dinas yang memiliki sisi positif guna terbentuknya sebuah team work yang solid di BPPRD Kota Metro.

Sekertaris BPPRD Kota Metro : Pelaksanaan Kegiatan Outbond di Hari Kerja di Setujui Inspektorat dan Sekda 03
kegiatan Outbond BPPRD Kota Metro yang diharapkann dapat memupuk rasa kebersamaan dan team work yang solid, Kamis (27/07/2017). Foto : dok. BPPRD Kota Metro

“Kemaren itu bukan wisata Mas, bukan tamasya, bukan main-main. Tema kegiatan ini di rekening namanya Pelatihan Kantor Sendiri tapi kalo di pelaksanaan kemaren temannya Peningkatan Kinerja dan Kerjasama di Antara Pegawai BPPRD Kpota Metro. Lagian di Lembah Hijau itu yang mau dilihat apa, udah nggak ada waktu kita. Kita fokus di Outbondnya, bagaimana kita membentuk team work yang kuat. Dari kegiatan ini jadinya, si A itu namanya siapa saya jadi tau. Kan saya juga nggak apal nama-nama 59 orang yang ada di BPPRD Kota Metro”, terangnya.

Ditambahkannya, bahwa total anggaran guna pelaksanaan kegiatan outbond tersebut dikeluarkan dana sebesar kurang lebih mendekati 50 juta rupiah. Dan rencanannya kegiatan ini akan diajukan menjadi sebuah kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh BPPRD Kota Metro dalam setiap tahunnya.

“Akan kita coba ajukan jadi kegiatan rutin dalam setiap ntahunnya , itu juga kalo di Bapeda sama di DPRD disetujui. Ya kan kuncinya disitu Mas”, tutupnya.

(S01)

Tinggalkan Komentar Anda