Serahkan 40 Kios, Bupati Lampung Timur Buka Layanan Pangaduan Khusus Pedagang

86
Bupati Lampung Timur, Chusnunia menyerahkan 40 Toko atau Kios Pasar kepada pedagang yang terkena musibah kebakaran pada tahun 2007 silam, di Balai Desa Sumber Gede, Kecamatan Sekampung, Senin (8/1/2018). Foto : Rajo - Sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Timur – Untuk melestarikan pasar tradisional, Bupati Lampung Timur Chusnunia membuat layanan pengaduan khusus pedagang. Program tersebut disampaikan oleh perempuan yang akrab disapa Ning Nunik ini pada acara penyerahan 40 Toko atau Kios Pasar di Balai Desa Sumber Gede, Kecamatan Sekampung, Senin (8/1/2018).

Nunik menegaskan, hal itu dibuat untuk mencegah terjadinya mis komunikasi antara pedagang dengan pemerintah, maka diperlukan layanan komunikasi.

“Saya minta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk membuat layanan pengaduan khusus dari pedagang kepada dinas terkait. Saya minta untuk membuat tim layanan komunikasi pedagang pasar demi mencegah terjadinya salah komunikasi”, ucap orang nomor satu di Lampung Timur tersebut.

Selain itu, penyerahan 40 toko atau kios itu merupakan serangkaian lanjutan dari target awal pemerintah yang akan membangun 345 kios dan akan diserahkan kepada pedagang yang terkena musibah kebakaran pada tahun 2007 silam. Saat ini, para pedagang tersebut direlokasi pada penampungan sementara.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lampung Timur, Rosdi. Katanya, pada tahun 2008 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Timur telah membangun 56 toko/kios. Lalu, kembali dibangun pada tahun 2009 sebanyak 48 toko/kios.

“Namun untuk tahun 2010 dan tahun 2011 tidak dilakukan pembangunan karena tidak teranggarkan”, jelas mantan Kabag Hukum Setdakab Lampung Timur tersebut.

“Pada tahun 2012 pembangunan dilanjutkan lagi dengan membangun sejumlah 32 toko/kios, dan tahun 2013 dilakukan pembangunan 64 toko/kios. Sehingga sampai dengan saat ini sudah terbangun sebanyak 240 toko/kios dan tinggal menunggu kekurangannya sejumlah 105 toko/kios”, imbuh Rosdi.

Sementara salah satu pedagang asal Desa Sumber Gede, Kecamatan Sekampung, Sapuan sangat bersyukur dengan adanya pembangunan tersebut dirinya beserta pedagang yang lain bisa kembali berdagang.

“Kami sangat bersyukur sekali dapat berdagang kembali, mudah mudahan lancar untuk usaha kita, dan kios yang belum terbangun mudah mudahan segera terbangun semua”, jelasnya.

Usai memberi pengarahan, Chusnunia melanjutkan aktifitasnya dengan melakukan peninajauan toko/kios yang diserahkan sembari berbelanja buah buahan serta makan soto milik salah satu pedagang dengan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Najiullah Syarif, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Rosdi.

Reporter : Rajo Nimbang
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda