Serem, Enam Penyakit Ini Paling Banyak Menyerang LGBT Lo…

713
Ilustrasi LGBT. Sumber : Google

Sebatin.com, Jakarta – Akhir-akhir ini isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) selalu menjadi pembahasan yang penuh kontroversi di Indonesia. Meski kedokteran menyatakan LGBT bukan suatu penyakit dan kelainan, akan tetapi yang perlu diketahui, penganut LGBT lebih rentan terkena resiko beberapa penyakit, termasuk selain penyakit menular seksual.

Hal itu disampaikan oleh dr. Diah Novita Anggraini, seperti yang di kutip dari klikdokter.com, bahwa faktor yang mengakibatkan kaum LGBT tersebut lebih rentan terhadap penyakit karena faktor gaya hidup dan tingkat stres yang dialami. Diskriminasi lingkungan, menajdi salah satu pemicu tingkat stres pada kaum LGBT.

Beberapa masalah kesehatan yang beresiko lebih tinggi pada kaum LGBT ini ;

Pertama, Depresi dan bunuh diri.

40 persen kaum LGBT menurut data Western Journal Of Medicine berpikir serius untuk melakukan percobaan bunuh diri. Sebab, pria homoseksual lebih mungkin untuk melakukan percobaan bunuh diri dari pada laki-laki heteroseksual.

Sementara untuk wanita lesbian, lebih dua kali lebih mungkin untuk mencoba bunuh diri daripada wanita heteroseksual. Untuk kasus depresi, pria biseksual 40 persen lebih cenderung dari pada pria homoseksual dan heteroseksual.

Kedua, Penyalahgunaan obat terlarang, rokok, dan alkohol, juga meningkat pada kaum ini. Perokok berat dari kalangan pria homoseksual didapat sebanyak 19 persen, lebih banyak dari pria heteroseksual yang hanya 13 persen. Sedangkan untuk penggunaan obat terlarang, kaum LGBT 9 kali lebih banyak. Padahal, penggunaan obat terlarang tersebut bisa menimbulkan penyakit hipertensi, hingga gangguan menta.

Ketiga, Resiko terhadap Kanker.

Wanita lesbian dam biseksual sangat berisiko terhadap penyakit mematikan ini, sebab, dari kalangan ini mereka tidak mempunyai anak. Sedangkan dari kajian studi kesehatan, seorang wanita yang tak mempunyai anak lebih beresiko terkena penyakit kanker. Akibat tingginya angka perokok dari wanita kaum lesiban dan biseksual ini, mereka juga rentan untuk terserang kanker payudara dan endometriosis.

Keempat, gangguan terhadap pola makan. Pada pria homoseksual didapatkan angka sebanyak 17%, 4,2% pada wanita lesbian, 1,4% pada wanita heteroseksual, dan 3,4 % pada pria heteroseksual.

Kelima, Kanker Anus

Anal seks merupakan salah satu cara pria homoseksual untuk melampiaskan hormonseksualnya. Padahal, salah satu faktor terjadinya kanker anus adalah dengan hubungan seks anal yang berulang kali. Resiko tertinggi terjadi bagi pria homoseksual yang positif terkena HIV.

Terakhir, Penyakit akibat gangguan hormon

Untuk kasus penyakit yang diakibatkan oleh gangguan hormon ini sering terjadi pada kaum transgender. Hal itu karena bagi yang ingin mengubah identitas dari pria menjadi wanita, maka akan diterapi dengan hormon estrogen. Sebaliknya, bagi wanita yang ingin menjadi pria maka akan diberikan terapi hormon androgen. Kedua hormon ini mampu meningkatkan resiko gangguan pada liver, tumor kelenjar endorkin, kanker prostat, jantung dan kanker endometrium.

Itulah beberapa penyakit yang lebih rentan diterima oleh kaum LGBT.

Sumber : KlikDokter.com
Editor   : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda