Siapakah Saridjah Niung? Mengapa Google Sampai Menampilkan Doodle Tentang Beliau?

352
Siapakah Saridjah Niung? Mengapa Google Sampai Menampilkan Doodle Tentang Beliau?
Doodle Google memperingati Hari Lahir Saridjah Niung ke-109, Minggu (26/03/2017). Screenshot: Google.com

Sebatin.com – Hari ini, Minggu (26/03/2017), Google menampilkan doodle yang cukup membuat publik penasaran. Pasalnya, baik di google.com maupun google.co.id, menampilkan animasi seorang tokoh wanita asal Indonesia bernama Saridjah Niung. Lalu, siapakah Saridjah Niung tersebut? Mengapa Google sebagai mesin pencari terbesar di dunia memperingati hari kelahirannya?

Ketika Anda mengarahkan pointer mouse ke arah doodle google hari ini, maka akan nampak keterangan yang bertuliskan “Saridjah Niung’s 109th birthday” atau “Hari Lahir Saridjah Niung ke-109”. Berbicara mengenai Saridjah Niung, mungkin tak banyak orang yang mengenal nama tersebut, namun hampir bisa dipastikan bahwa banyak orang yang cenderung faham betul dengan karya-karya beliau, barang kali Anda pun salah satu di antaranya.

Diketahui, Saridjah Niung lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada tanggal 26 Maret 1908 dan wafat di tahun 1993 (85 tahun). Saridjah merupakan putri bungsu dari 12 orang bersaudara. Ayahnya bernama Mohamad Niung, seorang pelaut asal Bugis, Sulawesi Selatan, yang telah lama tinggal menetap di Sukabumi. Saat di Sukabumi inilah Mohamad Niung bekerja sebagai pengawal Prof. Dr. Mr. J.F. Kramer, seorang Indo-Belanda yang beribukan wanita Jawa keturunan ningrat.

Prof. Dr. Mr. J.F. Kramer sendiri adalah mantan Wakil Ketua Hoogerechtshof (Kejaksaan Tinggi) di Jakarta. Setelah pensiun, ia menetap di Sukabumi dan di sanalah ia akhirnya mengangkat Saridjah Niung sebagai puteri angkatnya.

Dikutip dari halaman Wikipedia, setelah mempelajari seni suara, seni musik, dan belajar memainkan biola hingga mahir dari ayah angkatnya, Saridjah remaja kemudian melanjutkan pendidikannya di Hoogere Kweek School (HKS) Bandung guna mendalami ilmu seni suara dan seni musik. Selepas lulus sekolah, Saridjah pun menjadi seorang guru di Hollandsch-Inlandsche School (HIS). Di sinilah merupakan titik awal bagi Saridjah untuk mulai mengarang lagu. Tahukah Anda? Banyak lagu-lagu karangan beliau yang sangat melekat di telinga, terutama bagi Anak-anak Indonesia.

Sampai saat ini, apakah Anda sudah faham siapakah tokoh wanita yang bernama Saridjah Niung tersebut? Baiklah, jika Anda memang belum faham, Sebatin.com akan coba memberikan sebuah informasi kunci tentang siapakah beliau, jadi teruslah membaca!

Pada tahun 1927, ibu guru yang satu ini akhirnya dipersunting oleh seorang pria bangsawan bernama Raden Bintang Soedibjo. Setelah menikah, Saridjah Niung pun lebih akrab dengan panggilan Ibu Soed, yang merupakan singkatan dari nama terakhir suaminya, Soedibjo.

Siapakah Saridjah Niung? Mengapa Google Sampai Menampilkan Doodle Tentang Beliau?
Saridjah Niung / Ibu Soed. Foto: Wikipedia

Sekarang Anda pasti sudah tahu mengapa Google menampilkan doodle bertema memperingati hari kelahiran tokoh wanita bernama Saridjah Niung. Ya, Saridjah Niung adalah Ibu Soed (Ibu Sud), tokoh wanita yang telah banyak menciptakan karya-karya besar di negeri ini. Sebut saja beberapa lagu anak-anak cipta karya beliau, seperti Desaku, Burung Kutilang, Naik Delman, Nenek Moyang, Naik-Naik ke Puncak Gunung, Tik Tik Bunyi Hujan, dan masih banyak lagi.

Selain lagu anak-anak yang sangat lekat di dunia pendidikan Indonesia terutama Taman Kanak-Kanak (TK), Ibu Soed juga menciptakan lagu-lagu perjuangan, di antaranya Berkibarlah Benderaku, Bendera Merah Putih, Indonesia Tumpah Darahku, Himne Kemerdekaan, dan Tanah Airku.

Setelah Anda mengetahui siapa sebenarnya Ibu Saridjah Niung, sekarang yang ingin kami tanyakan, ada berapa lagu karangan Ibu Soed yang masih Anda ingat/hafal? Silakan Anda sebutkan di kolom komentar yang berada di bagian bawah halaman artikel ini. (Arifan)

Tinggalkan Komentar Anda