Suara Hillary Kembali Melambung, Permintaan Perhitungan Ulang Suara Menyeruak

520
Suara Hillary Kembali Melambung, Permintaan Perhitungan Ulang Suara Menyeruak
Demo Penolakan Donald Trump Saat Terpilih Menjadi Presiden AS. Gambar: nagyreport

Sebatin.com, Washington DC – Kekalahan Hillary Clinton dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika lalu ternyata tidak membuat para pendukungnya untuk diam begitu saja. Pasalnya terdapat beberapa laporan tentang kecurangan dalam pemungutan suara di sejumlah distrik yang dilaporkan oleh Voice of America, Kamis (24/11/2016).

Tim kampanye Hillary meminta perhitungan ulang suara dilakukan di tiga negara bagian, yaitu Wisconsin, Pennsylvania, dan Michigan. Untuk diketahui, di ketiga bagian negara tersebut suara Hillary kalah dari Trump. Menurut para tim kampanye kemungkinan TPS Elekstronik yang digunakan disana sudah di retas.

Meskipun tidak bisa menunjukkan bukti dalam tuduhan mereka, namun mereka meyakini karena tipisnya kemenangan Trump yang hanya kurang dari dua persen di tiga negara bagian tersebut.

Bukan hanya indikasi adanya peretasan, namun perhitungan suara nasional (populer vote) secara manual lah yang menjadikan tim Kampanye Hillary sangat pede dalam meminta perhitungan ulang. sebab dalam perhitungan ulang tersebut, Hillary meraih hampir dua juta suara, hal ini jelas membuat Hillary unggul diatas Trump dengan raihan 1,82 juta suara.

Dalam Pilpres Amerika lalu, Trump menang dengan sistem pemilihan Electoral Collage. Sistem ini tidak membuat calon presiden yang menang dalam Populer Vote menang begitu saja, melainkan setiap negara bagian memilih beberapa elector (sekolompok orang pilihan) untuk memilih presiden dan wakilnya. Sistem Electoral Collage ini dilakukan pasca pemungutan suara dengan sistem Populer Vote.

Tim Kampanye Hillary yakin, jika Hillary memenangkan suara di ketiga negara bagian tersebut, ia akan meraih tambahan suara hingga total suara yang diaraih sebesar 274 suara dengan sistem Electoral Collage. Dengan raihan tersebut Hillary sudah bisa memenangi Pilpres AS yang membutuhkan 270 suara Electoral. (Kompas.com/Jawapos.com)

Tinggalkan Komentar Anda