Sukses Jalankan Program GERMAS, Menkes RI Berikan Apresiasi Kepada Pemprov Lampung

141
Menkes-RI-Berikan-Apresiasi-Kepada-Pemprov-Lampung-01
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (25/10/2017). Foto : Humas Pemprov Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Sukses dalam menggelar program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Djuwita F. Moeloek memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung, menurutnya kegiatan tersebut telah sesuai dengan Program Indonesia Sehat yang di canangkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan pada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya Program Indonesia Sehat memiliki tiga pilar prioritas, yaitu paradigma sehat, penguat pelayanan kesehatan serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, informasi tentang kesehatan, harus terus ditingkatkan, guna tercapainya kesadaran secara menyeluruh kepada masyarakat akan arti pentingnya kesehatan.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Lampung yang melaksanakan Germas dengan baik. Ini merupakan gerakan yang harus dilibatkan ke masyarakat, agar mereka sadar betapa pentingnya kesehatan”, ungkap Nila Djuwita, saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (25/10/2017).

Menkes-RI-Berikan-Apresiasi-Kepada-Pemprov-Lampung-02
Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Djuwita F. Moeloek.

Lanjutnya, berbagai upaya harus dan telah dilakukan, demi untuk meningkatkan kualitas kesehatan, seperti program JKN, penguatan sumber daya manusia, dan menguatkan Puskesmas sebagai akses dalam meningkatkan kualitas kesehatan.

“Ini merupakan sistem yang dibangun untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, dan juga harus diimbangi oleh IDI dalam menempatkan distribusi tenaga kerja di Puskesmas”, terang Menkes.

Sementara itu, mewakili Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda Prov) Lampung, Sutono mengatakan, bahwa dengan jiwa dan tubuh yang sehat adalah salah satu bentuk tercapainya kesejahteraan, dan Gubernur Lampung sangat berkeinginan agar generasi muda di Provinsi Lampung, menjadi generasi muda yang sejahtera, yaitu generasi muda yang sehat secara jasmani, pemikiran, mental dan spiritual serta memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Guna mewujudkan hal tersebut peran serta tenaga-tenaga medis dalam hal peningkatan peng- informasian dan pelayanan kesehatan guna tercapainya masyarakat Provinsi Lampung yang sehat secara keseluruhan. Dan Pemprov Lampung mengalokasikan 11,52% Anggaran Pendatapan Belanja Daerah (APBD) sebesar 11,52% untuk bidang kesehatan

Menkes-RI-Berikan-Apresiasi-Kepada-Pemprov-Lampung-03
Sekretaris Daerah Provinsi (Sekda Prov) Lampung, Sutono mewakili Gubernur Lampung, saat memberikan kenang-kenangan kepada Menkes RI usai acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Ballroom Hotel Novotel, Bandar Lampung, Rabu (25/10/2017). Foto : Humas Pemprov Lampung

“Gubernur Lampung berkeyakinan membuat dan menjalankan program kesehatan adalah hal yang sangat penting,dan Provinsi Lampung sangat mengupayakan program-program tersebut untuk melakukan pencegahan guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Provinsi Lampung”, kata Sutono.

Ditambahkan oleh Ketua Umum Pengurus Besar IDI, Ilham Oetama Marsis, yang mengatakan bahwa, Rakernas tersebut dilaksanakan guna untuk mengevaluasi dan menilai kegiatan IDI selama dua tahun terakhir. Dan IDI siap mendistribusikan tenaga dokter untuk membantu segala program program pemerintah terkait kesehatan masyarakat.

“Rakernas ini digunakan untuk berdiskusi tentang apa saja yang mampu kita berikan guna menuju Indonesia Sehat dan Indonesia Emas 2045”, tegas Ilham Oetama.

Dijelaskan pula oleh Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI), Murdiati Umbas, bahwa keluarga merupakan ujung tombak atau sebagai pendidikan dasar dan utama bagi anak dalam hal pembentukan karakter, dan Ibu menjadi kunci utama dalam membina anak dan membentuk jiwa sosial, sehingga mampu menempatkan diri dengan baik.

“Terkait Generasi Emas Indonesia, perlu menjaga kesehatan keluarga yang menghasilkan wanita sehat, dan wanita sehat akan menghasilkan ibu sehat, ibu sehat akan menghasilkan seribu hari sehat, seribu hari sehat akan menghasilkan anak sehat yang akan menjdi Generasi Emas Indonesia yang tangguh dalam Iptek dan Imtaq”, terang Murdiati.

(rls/red)
Editor : Embun

Tinggalkan Komentar Anda