Syahrudin Putera Perintah Jemput Bocah Penderita Gizi Buruk

186
Syahrudin-Putera-Perintah-Jemput-Bocah-Penderita-Gizi-Buruk
Sekda Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera langsung perintahkan Dinas Sosial dan pihak Rumah Sakit agar segera menjemput Fajri untuk langsung untuk dirawat di RSD Sukadana. Foto : Zie Sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Timur – Sekretaris Daerah Lampung Timur Syahrudin Putera memastikan, Dinas terkait dan pihak Rumah Sakit Daerah Sukadana Lampung Timur menjemput Fajri (16 bulan), bocah penderita gizi buruk asal Desa Sindang Anom Kecamatan Waway Karya Kabupaten Lampung Timur pada hari Rabu (20-09-2017).

Sekda Kabupaten Lampung Timur Syahrudin Putera langsung perintahkan Dinas Sosial dan pihak Rumah Sakit agar segera menjemput Fajri untuk langsung untuk dirawat di RSD Sukadana, dikarenakan sempat ada isu yang beredar, bahwa Fajri sebelumnya sempat dirawat selama empat hari yakni dari 12 September 2017, namun pada Sabtu 17 September 2017 akhirnya orang tua Fajri memutuskan untuk membawa pulang kembali buah hatinya, kata Sekda.

Jika benar isu itu adanya, Syahrudin Putera selaku Sekda Lamtim berharap kedepan jangan sampai terulang kembali kejadian yang serupa, kedepannya pihak dinas terkait harus benar-benar serius menanganinya, karena ini merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah Lamtim dalam pembiayaannya bagi warga lamtim yang tidak mampu atau bisa di katakan warga miskin, jelasnya.

Sementara Jumino selaku orang tua dari Fajri memang awalnya menolak anaknya dibawa ke RSD Sukadana, karena dia khawatir akan biaya pengobatan dan perawatan. Akan tetapi pihak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Lamtim mengiming-imingi dan berjanji akan mengawal anaknya hingga mendapatkan perawatan gratis.

Namun setelah dijemput oleh pihak dinas sosial, agar mau anaknya dirawat di RSD Sukadana, tapi kenyataannya tidak di urus, Sesampainya di RSD mereka ditinggal begitu saja oleh pihak Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, akibatnya Jumino yang tidak mengerti tata cara pendaftaran agar mendapatkan pelayanan gratis, akhirnya kebingungan, dan setelah empat hari di rumah sakit, Jumino memutuskan untuk membawa pulang buah hatinya, dan menurut pengakuannya dikenakan biaya dengan harga umum.

(Zie)
Editor : Holik

Tinggalkan Komentar Anda