Tak Terawat, Beberapa Pohon di Hutan Kota Tejosari Lenyap

509
Tak Terawat, Beberapa Pohon di Hutan Kota Tejosari Lenyap 01
Beberapa batang pohon di Hutan Kota Tejosari, Metro Timur yang baru saja di tebang, entah oleh siap ?. Foto : Yoeda - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Hutan kota merupakan salah satu komponen Ruang Terbuka Hijau (RTH), selain menjadikan udara yang bersih dan sehat, juga dapat menambah nilai estetika dan keasrian suatu kota sehingga akan berdampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kehidupan masyarakat di Kota Metro.

Ironisnya, saat ini keadaan Hutan Kota Tejosari, Metro Timur terlihat kumuh dan tidak terawat, terlihat sampah berserakan serta coretan-coretan yang menghiasi bangku taman, dan yang paling parah, di temukan adanya praktek penebangan pohon (Ilegal Logging) di lokasi tersebut.

Tak Terawat, Beberapa Pohon di Hutan Kota Tejosari Lenyap 02
Kondisi Hutan Kota Tejosari, Metro timur yang tampak terkesan kumuh, karena kurangnya perawatan dan pengawasan dari dinas terkait. Foto : Yoeda – Sebatin.com

Poniran(55) petani penggarap sawah sekitar Hutan Kota Tejosari mengatakan, hutan kota tejosari seperti tidak terawat, banyak anak-anak muda yang kesini dan buang sampah sembarangan, ditambah lagi dengan adanya kondisi beberapa pohon yang ditebang oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Siapa yang nebangin pohon ini, apakah dari dinas atau warga, saya gak tau mas. Ini ada bekas tebangannya masih baru dan beberapa batang yang tertinggal”, ungkap Poniran, Jumat (20/01/2017).

Tak Terawat, Beberapa Pohon di Hutan Kota Tejosari Lenyap 03
Plang Peringatan di Hutan Kota Tejosari. Foto : Yoeda – Sebatin.com

Lanjutnya, padahal sudah ada larangannya yang tertera dipapan informasi, tetapi masih saja mereka abaikan, hal ini akibat dari kurangnya pengawasan dan perhatian dari dinas terkait.

“Bangku taman penuh coretan dan sampah dimana-mana, jadi rusak hutan ini”, keluhnya.

Sebagai warga Tejosari Metro Timur kami berharap kepada Pemerintah Kota Metro agar dapat menindak tegas para oknum yang merusak hutan ini, juga terhadap dinas terkait agar dapat mengembalikan lagi fungsi hutan ini seperti semula, harapnya.(Yoeda)

Tinggalkan Komentar Anda