Tangkal Peredaran Miras di Kota Pendidikan, Tim Gabungan Lakukan Operasi

397
Tangkal Peredaran Miras di Kota Pendidikan, Tim Gabungan Lakukan Operasi
Minuman beralkohol Jenis Bir Bintang ditemukan beredar di Chandra Supermarket dan minuman beralkohol jenis Smirnoff ICE ditemukan beredar di Charly Karaoke. Foto: Arby - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Petugas gabungan dari Dinas Perdagangan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Metro melaksanakan operasi pengendalian dan pengawasan terhadap peredaran minuman beralkohol di sejumlah supermarket, toko, hotel, dan tempat hiburan keluarga di Kota Metro, Selasa (07/03/2017).

Dari hasil operasi di lima titik tempat usaha di Kota Metro, petugas menemukan tiga tempat yang menjual minuman beralkohol jenis Bir dengan kadar alkohol di bawah lima persen.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perdagangan Kota Metro Pansuri menjelaskan, operasi tersebut merupakan amanat Menteri perdagangan Republik Indonesia tentang pengendalian, pengawasan terhadap pengadaan, peredaran, dan penjualan minuman beralkohol.

“Berdasarkan itu, kita melaksanakan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol yang ada di Kota Metro. Tempat-tempat yang hari ini sudah kita lakukan di Chandra, Toko Yanto, Hotel Grand S’kuntum, Charly Karaoke, dan Inul Karaoke, nah ini akan berlanjut sampai dengan besok dan kamis. Tapi yang perlu kita ketahui, amanat Permendag ini adalah supermarket atau dia pedagang boleh memperdagangkan itu, asal mempunyai izin dari Kementrian Perdagangan,” jelasnya.

Tangkal Peredaran Miras di Kota Pendidikan, Tim Gabungan Lakukan Operasi 2
Plt. Kadis perdagangan Pansuri saat di wawancarai Sebatin.com diruang kerjanya, Selasa (07/03/2017). Foto: Arby – Sebatin.com

Sementara itu berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Metro No. 3 tahun 2008 tentang larangan peredaran minuman beralkohol, masih direvisi ulang oleh Pemkot Metro, namun pihaknya masih beracuan pada Peraturan Kementrian Perdagangan.

“Kita punya perda nomor 3 tahun 2008 tentang larangan produksi, penimbunan, peredaran, penjualan minuman keras, nah ini sedang direvisi. Seperti apa revisinya, nanti kita sama-sama tunggu. Tapi sekarang kita berpatokan pada Menteri Perdagangan dulu. Jadi supermarket, pedagang, pengecer itu diperbolehkan menjual, dengan catatan harus memiliki izin yang dikeluarkan oleh Kementrian Perdagangan,” ucapnya.

(Arby)

Tinggalkan Komentar Anda