Tekan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Pemprov Lampung Bentuk Satgas PPPA

13
Tekan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak, Pemprov Lampung Bentuk Satgas PPPA
Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung, Dewi Budi Utami, usai melantik 40 orang Satgas PPPA di Hotel Grand Anugerah Bandar Lampung, Rabu (29/8/2018).

Sebatin.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), membentuk Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (Satgas PPPA), di 15 kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Keberadaan Satgas PPPA tersebut diharapkan dapat menekan terjadinya kasus kekerasan pada perempuan dan anak.

Pengukuhan 40 orang Satgas PPPA dari seluruh elemen masyarakat se-Provinsi Lampung tersebut, dilakukan oleh Kepala Dinas PPPA Provinsi Lampung, Dewi Budi Utami, di Hotel Grand Anugerah Bandar Lampung, Rabu (29/8/2018).

Dikatakan oleh Kepala Dinas PPPA, Satgas PPPA dibentuk dalam rangka melindungi perempuan dan anak secara preventif, kuratif maupun rehabilitatif, yang dibentuk oleh Kementerian PPPA. “Satgas ini untuk membantu tugas pemerintah, dalam menjangkau kasus-kasus kekerasan pada perempuan dan anak di daerah. Dan dalam melaksanakan tugasnya Satgas juga akan melibatkan sejumlah instansi terkait, seperti aparat kepolisian, jaksa, dan para pekerja sosial”, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, Satgas penanganan masalah perempuan dan anak ini memiliki sejumlah fungsi. Di antaranya melakukan penjangkauan dan identifikasi terhadap perempuan dan anak yang mengalami permasalahan, melindungi, menempatkan dan mengungsikan, juga melakukan rujukan atau rekomendasi kepada pihak-pihak terkait. “Satgas hadir untuk membantu kinerja P2TP2A dan Dinas PPPA dalam menjangkau dan mengidentifikasi perempuan dan anak korban kekerasan, khususnya untuk di daerah”, terang Dewi Budi Utami.

Melalui pelatihan ini, Dewi Budi Utami berharap, agar seluruh anggota Satgas dapat bekerja secara aktif di masyarakat, dan bersinergi bersama pemerintah, untuk memberikan penanganan dan perlindungan perempuan dan anak. “Namun meski telah membentuk Satgas pada tingkat kabupaten/kota, Dinas PPPA juga akan berupaya mendorong Pemerintah Daerah untuk membentuk satgas PPPA hingga ditingkat Desa”, paparnya.

“Jadi, jika nanti ada Satgas hingga di Desa, upaya preventif dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak akan lebih cepat ditangani”, pungkasnya.

Dalam kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Satgas PPPA, yang berlangsung dari tanggal 27-29 Agustus 2018 tersebut, juga menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya dari Kementerian PPPA dan Polda Lampung.

(*)

Tinggalkan Komentar Anda