Temani Ibu Rawat Inap di RS Mardi Waluyo Metro, Sukirno Meregang Nyawa Tersambar Roda Empat

20475
Temani Ibu Rawat Inap di RS Mardi Waluyo Metro, Sukirno Meregang Nyawa Tersambar Roda Empat 01
Lokasi Lakalantas yang mengakibatkan 1 orang pejalan kaki meninggal dunia, di depan RS Mardi Waluyo Metro, Minggu (25/07/2017). Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Naas bagi Sukirno (45) warga asal Merandung Sari, Lampung Timur, harus meregang nyawa pada hari pertama perayaan Idul Fitri 1438 H, akibat kejadian lakalantas yang terjadi di depan Rumah Sakit (RS) Mardi Waluyo Metro, yang melibatkan dua unit kendaraan roda empat, Minggu (25/06/2017)

Berdasarkan keterangan yang di dapat Sebatin.com melalui Anggota Lakalantas Polres Metro Brigadir Fandi, di depan ruang Instalasi gawat Darurat (IGD) RS Mardi Waluyo, membenarkan, telah terjadi lakalantas yang melibatkan 1 unit mobil Suzuki Ertiga milik warga Batanghari, Lampung Timur dan 1 unit mobil Suzuki Escudo milik warga Bandar Lampung.

Temani Ibu Rawat Inap di RS Mardi Waluyo Metro, Sukirno Meregang Nyawa Tersambar Roda Empat 02
Mobil Escudo milik warga bandar Lampung yang mengalami lakalantas di depan RS Mardi Waluyo Metro, Minggu (25/06/2017). Foto : Sebatin.com

“Kejadian sekitar pukul 11.00 wib tadi Mas, mobil Suzuki Ertiga ada 1 orang dan Suzuki Escudo ada 3 orang (ayah, ibu dan seorang anak laki-laki berusia 10 tahun). Dan korban meninggal (Sukirno) ini pejalan kaki yang terhantam dengan salah satu mobil itu”, terang Brigadir Fandi.

Lanjutnya, untuk kronologis kejadian masih simpang siur. Pihak kepolisian sedang berupaya melakukan penyelidikan terhadap saksi-saksi mata di lokasi kejadian.

Mobil Suzuki Ertiga milik warga Batanghari Lampung Timur yang mengalami lakalantas di depan RS Mardi Waluyo Metro, Minggu (25/06/2017). Foto : Sebatin.com

“Masing simpang siur Mas ! nanti aja. Tapi sekedar informasi yang di dapat,korban meninggal itu pengunjung di rumah sakit ini, beliau sedang dalam rangka menunggui salah satu kerabat (Ibu) yang sedang di rawat inap. Dia keluar dari rumah sakit, mau beli makan di deket ledeng depan rumah sakit, hingga akhirnya tewas tertabrak”, jelasnya.

Sementara itu berdasarkan keterangan dokter jaga, ruang IGD RS Mardi Waluyo, dr., Jhon, Sukirno (korban meninggal) mengalami luka serius pada hampir seluruh tubuhnya, yang diakibatkan adanya hantaman benda keras.

Temani Ibu Rawat Inap di RS Mardi Waluyo Metro, Sukirno Meregang Nyawa Tersambar Roda Empat 04
Kerabat korban meninggal akibat lakalantas di depan RS Mardi Waluyo di bantu petugas menjemput jenasah untuk di bawa ke rumah duka, Minggu (25/06/2017). Foto : Sebatin.com

“Waktu masuk IGD kondisinya sudah nggak ada. Ditubuhnya banyak luka serius, diantaranya luka terbuka di kepala, tangan, kaki dan badan, serta beberapa bagian tubuhnya mengalami patah tulang. Total ada 25 jahitan Mas. Untuk pengendara Suzuki Ertiga, ada luka-luka terbuka ringan dan sudah mendapatkan perawatan, sekarang sudah pulang. Dan pengendara Suzuki Escudo ada tiga orang juga mengalami luka yang sama, sekarang lagi ditangani oleh pihak medis”, jelas dr., Jhon.

Temani Ibu Rawat Inap di RS Mardi Waluyo Metro, Sukirno Meregang Nyawa Tersambar Roda Empat 05
Korban meninggal akibat lakalantas di bawa kerumah duka dengan mobil ambulace milik RS Mardi Waluyo Metro, Minggu (25/06/2017). Foto : Sebatin.com

Dari pantauan Sebatin.com di ruang IGD, beberapa kerabat Sukirno (korban meninggal) telah berada di lokasi untuk membawa jenazah korban ke rumah duka menggunakan mobil ambulance milik RS Mardi Waluyo Kota Metro.

(S01)

Tinggalkan Komentar Anda