Temukan Tuberkulosis, Obatin Sampai Sembuh (TOSS)

333
Temukan Tuberkulosis, Obatin Sampai Sembuh (TOSS)
Koordinator Program Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Timur, Meiwan Fathoni. Foto : Sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Timur – Dengan mengangkat tema “Gerakan Masyarakat Menuju Indonesia Bebas TB”, Community Tuberculosis-Human Immunodeficency Virus (TB-HIV) Care ‘Aisyiyah Kabupaten Lampung Timur, menggelar aksi “Temukan Tuberkulosis, Obatin Sampai Sembuh (TOOS). Aksi tersebut dilaksanakan guna memperingati “TB Day 2017”, yang pelaksanaannya telah dimulai sejak awal bulan April 2017, dengan cara memberikan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung.

Koordinator Program Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Timur, Meiwan Fathoni menjelaskan, tema tersebut dipilih dengan maksud guna mendorong semua pihak, komunitas, pemerintah dan masyarakat untuk dapat lebih meningkatkan lagi kesadaran dan terlibat langsung serta berkolaborasi dalam upaya penanggulangan TB.

“Pada peringatan TB Day 2017 kali ini, harus bisa dimanfaatkan untuk memperkuat keyakinan masyarakat bahwa ‘Aisyiyah dan para mitra yang terlibat dalam Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah adalah organisasi yang mampu menjadi organisasi penggerak dalam mengentaskan masalah di masyarakat”, terang Meiwan Fathoni.

Lanjutnya, guna pencegahan penyebaran dan penanganan penyakit tersebut , Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Timur bergerak aktif guna mensosialisasikan langsung kepada masyarakat luas, yang biasanya di akomodir atau dibantu melalui para pamong desa di daerah kantong TB, tokoh agama, tokoh masyarakat, kader Posyandu, Poskesdes, serta PKK.

“Dalam waktu dekat, TB-HIV Care ‘Aisyiyah Lampung Timur akan mengadakan sosialisasi di Balai Desa Karang Anyar, Kecamatan Labuan Maringgai, pada hari Rabu (12/04/2017). Sebelumnya juga telah diadakan sosialisasi di Balai Desa Bandar Agung, Kecamatan Sribhawono, pada hari Rabu (05/04/2017) lalu”, tambah Meiwan.

Tutupnya, Community TB-HIV Care ‘Aisyiyah adalah merupakan sebuah program yang dibentuk oleh Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah , dengan memfokuskan kegiatannya pada penanggulangan penyakit TB dan HIV-AIDS. Dan dijalankan dengan menggunakan metode berbasis komunitas dan kemasyarakatan. Saat ini, program tersebut telah berhasil mendapat support dan dukungan pendanaan dari pihak The Global Fund.

“Program ini telah dimulai sejak tahun 2009 dengan cakupan wilayah kerja berada di 16 provinsi dan 33 kabupaten/kota se-Indonesia, salah satunya di Provinsi Lampung. Di Kabupaten Lampung Timur sendiri, secara definitif, terbentuk pada Januari 2011 lalu”, bebernya.

(Reza)

Tinggalkan Komentar Anda