Terkait Masalah di Hutan Kota, Camat Metro Timur Beri Klarifikasi

724
Terkait Masalah di Hutan Kota, Camat Metro Timur Beri Klarifikasi
Camat Metro Timur Rosita Mizi di ruang kerjanya, Senin (23/1/2017). Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Raibnya beberapa batang pohon di Hutan Kota Tejosari bukan ditebang oleh warga, tetapi pohon tersebut tumbang dan kayunya diminta oleh warga untuk membangun TPA Kampung Kidul di Kelurahan Tejosari Kecamatan Metro Timur.

Klarifikasi ini disampaikan Camat Metro Timur Rosita Mizi kepada Sebatin.com di ruang kerjanya, Senin (23/1/2017). Ia menjelaskan, pohon yang tumbang tersebut diminta warga untuk membangun TPA. Itupun, kata dia, sebelumnya warga sudah mengajukan izin baik ke kecamatan maupun ke Wali Kota Metro.

”Jadi bukan illegal logging. Pohon itu tumbang dan kayunya diminta warga untuk membangun TPA Kampung Kidul di Kelurahan Tejosari. Dan prosedurnya juga sudah dilakukan. Artinya sudah dibuatkan Berita Acara dibantu oleh lurah. jadi tidak masalah,” jelasnya.

Biasanya, lanjutnya, jika ada pohon yang tumbang Dinas Tata Kota dan Pariwisata yang mengurusnya. Namun, karena ini permintaan dari warga dan warga juga sudah mengajukan izin untuk menggunakan kayu tersebut, maka warga sendiri yang memotong kayu tersebut.

”Biasanya kan Dinas Tata Kota yang mengurusnya. Karena ini ada permintaan dari masyarakat untuk membangun TPA di Kampung Kidul, makanya diserahkan masyarakat, tetapi masyarakat yang senso sendiri. Karena masyarakat yang senso dan motong-motong sendiri, makanya banyak orang yang beranggapan masyarakat memotong pohon, padahal sebenarnya bukan seperti itu,” lanjutnya.

Untuk banyaknya sampah di Hutan Linara, ia memastikan bukan warga Tejoagung dan Kecamatan Metro Timur umumnya. Mungkin, terusnya, warga yang berkunjung ke Hutan Linara kemudian membuang sampah sembarangan.

”Kalau untuk sampah itu, sampah masyarakat mana yang membuang? Yang ada mungkin masyarakat datang kesana, duduk-duduk, lalu buang sampah sembarangan. Tapi kalau masyarakat yang buang sampah di situ, enggak,” bebernya.

Pihaknya pun, sudah melakukan rapat dengan lurah setempat untuk memastikan warga sekitar atau bukan yang membuang sampah di hutan tersebut.

”Saya tadi sudah rapat dengan lurah-lurah dan saya tanya itu masyarakat mana yang buang sampah? Mereka bilang gak ada bu. Dan kalau masyarakat sengaja buang sampah di situ kan biasanya pakai karung jadi kan gak sedikit. Dan saya juga beberapa kali kesana juga tidak ada sih ya,” paparnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda