Terkait Pemblokiran Situs, Gatot Minta Pemerintah Dapat Beri Gagasan Positif

383
Terkait Pemblokiran Situs, Gatot Minta Pemerintah Dapat Beri Gagasan Positif
Gatot Arifianto Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP ANSOR Kab. Way Kanan - Lampung. (Ist)

Sebatin.com, Way Kanan – Aktivis Gusdurian Lampung, Gatot Arifianto menyikapi serius terkait tanggapan yang muncul dari berbagai kalangan tentang pemblokiran situs berkonten radikal yang diduga negatif.

Gatot memaparkan, gagasan merupakan sebuah investasi, bila tidak terbiasa maka akan kesulitan dalam membuat gagasan. Menurutnya gagasan yang baik guna membangun suatu bangsa diibaratkan seperti membangun rumah.

“Jika membangun rumah, konstruksi baik tentu akan dipilih pembuat rumah, demikian juga jika akan melakukan perbaikan. Indonesia sebagai bangsa telah dibangun oleh pendiri bangsa dengan konstruksi yang baik. Ketika ada kerusakan, anak-anak bangsa wajib bertanggungjawab memperbaikinya dengan konstruksi yang baik pula,” ujar Gatot saat di konfirmasi melalui sambungan telpon, Mingggu (8/1/2017).

Menurutnya, Indonesia hari ini membutuhkan gagasan positif dan cerdas untuk pembangunan dan kemajuan, dirinya mendukung penuh wacana pemblokiran situs yang mengandung konten negatif.

“Siapapun yang menolak pemblokiran situs mengandung konten negatif, saya sarankan berteriak kata “bodoh” di sekitar lereng-lereng gunung atau lembah-lembah. Jika gema yang dihasilkan adalah “pintar”, dengan ikhlas saya akan belajar pada orang tersebut,” kata Gatot.

Gatot menilai, situs dengan konten negatif, adalah suatu gagasan sampah yang sengaja diproduksi bukan oleh anak usia dini, melainkan orang dewasa yang melek teknologi.

“Saya sarankan pula kepada pihak yang keberatan atau menolak pemblokiran situs mengandung konten negatif setiap hari mengatakan ‘bodoh’ kepada anaknya. Jika berkenan dan berani, lanjutkan saja teriakan penolakan terhadap pemblokiran situs dengan konten negatif. Anak yang dimotivasi bodoh setiap hari tentu akan jadi bodoh. Bangsa yang dijejali hal-hal negatif tentu akan menciptakan generasi negatif. Apa itu yang dirancang untuk Indonesia mendatang? Kita yang waras tentu menolak itu, kita butuh motivasi baik, kontruksi positif untuk kemajuan bangsa,” tuturnya.

Terkait dengan wacana pemerintah yang akan memblokir situs-situs bermemuat konten agama tertentu, Gatot menegaskan bahwa pemicu pemblokiran situs-situs tersebut bukanlah mengenai aqidah dan Islam Rahmatan lil ‘Alamin.

“Jika mengenai hal itu, saya secara pribadi dan organisasi juga akan protes keras. Tapi bukan itu, melainkan hal yang berbanding terbalik dengan hal tersebut serta apa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW sang pembawa kabar-kabar baik, yang memandu kearah kebenaran,” kata Ketua PC GP Ansor Way Kanan tersebut.

Upaya pemerintah menutup situs-situs negatif sebagaimana pepatah, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Indonesia membutuhkan gagasan baik untuk pembangunan dan kemajuan.

“Jangan sampai karena nila setitik rusak susu sebelanga. Khairunnas anfa’uhum linnas. Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya bagi orang lain. Apa iya sebagai pengikut Nabi Muhammad, anjuran dan gagasan visionernya itu kita ingkari,” pungkasnya.

(Arb)

Tinggalkan Komentar Anda