Terkait Pungli Dana PKH Di Kecamatan Kalirejo, Warga Ancam Laporkan Ke Bupati

382
Salah satu anggota PKH yang terima uang Rp.465.000,- dari Ketua kelompok PKH di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah Foto : Sebatin.com.
Salah satu anggota PKH yang terima uang Rp.465.000,- dari Ketua kelompok PKH di Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah. Foto : Sebatin.com

Sebatin.com Kalirejo – Dana Program Keluarga Harapan (PKH) Kampung Balairejo Kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah di potong Rp.35,000,- setiap anggotanya dan pemotongan dana tersebut melalui pengurus PKH di tiap-tiap dusun. Kemudian setiap anggota untuk mengambil dana tersebut sudah membuka rekening di Bank BRI, yang semestinya mengambil sendiri ke bank tersebut. Faktanya, buku rekening milik para anggota PKH tersebut ditarik dan dikumpulkan oleh oknum pengurus PKH di tiap dusun masing-masing.

Menurut salah satu anggota PKH yang namanya enggan disebutkan, saat di wawancara oleh Sebatin.com membeberkan, bahwa buku rekening para anggota PKH dikumpulkan oleh pengurus di dusun dan selang beberapa hari kemudian setiap anggota diberikan amplop berisi uang sejumlah Rp.465.000,- yang seharusnya Rp.500.000,- dan terjadinya pemotongan ini sudah 2 kali.

“Pemotongan yang pertama tepat pada tanggal 29 Juli 2017 sebesar 25 ribu dan pemotongan yang ke dua pada tanggal 16 Agustus 2017 di potong sebesar 35 ribu.Mustinya kami menerima uang itu 500 ribu setiap anggotanya, Setahu saya dari Pemerintah tidak ada pemotongan itu mas,” ungkapnya.

Kemudian Ia menceritakan, bahwa pemotongan tersebut dilakukan pada saat akan pencairan dana PKH, yang pertama pada Juli 2017 lalu, kemudian para anggota PKH dikumpulkan guna membahas pemotongan dana tersebut.

“tapi anehnya mas, mereka ( pengurus PKH red) bilang pemotongan ini tidak boleh di ketahui orang lain, cukup kita aja yang tau, pemotongan ini dah 2 kali, pertama bulan juli dan ke 2 bulan Agustus ini mas,” ujarnya.

Saat Pengurus PKH dari Dusun 5 Balairejo Yanti, saat di konfirmasi sebatin.com mengatakan, ia ngakui bahwa adanya pemotongan dana PKH tersebut dan dana pemotongan itu gunanya untuk orang yang ngurus dan untuk ngasih Kepala dusun (kadus).

“Betul mas, memang ada pemotongan uang PKH itu dan sudah diketahui oleh para anggota PKH, uang itu untuk ngasih yang ngurus dan untuk Kadusnya,” beber Yanti, pada Rabu (16/8/2017).

Di tempat terpisah, terkait hal tersebut seorang tokoh masyarakat setempat Dul Salam menanggapi, bahwa, ia sangat menyesalkan dan sangat kecewa atas kejadian pemotongan dana PKH tersebut.

“Kalau sekedar seiklasnya itu wajar wajar aja, akan tetapi ini kan mereka ( pengurus PKH red) yang langsung mengambil dan memotongnya. Ada berapa ratus anggota PKH sekecamatan Kalirejo ini, kalikan saja uang yang dipotong itu, kan jumlahnya jutaan bahkan puluhan juta, ini gak benar. Laporkan.saja.ke Bupati Mustopa,” tegas Dul Salam.

Koordinator PKH Kecamatan Kalirejo Romanu saat di konfirmasi terkait masalah ini, mengaku bahwa ia tidak mengetahuinya atas permasalahan tersebut dan ia berjanji akan menegur para pendamping PKH tersebut.

“Saya gak tau ada pemotongan dana ini, kalau pun benar, saya akan menegur pak Nur Hidayat selaku pendamping PKH di Kampung Balairejo,” cetus Romanu.

Sementara itu Camat Kalirejo Drs,Bambang saat di konfirmasi mengatakan, bahwa terkait adanya pemotongan dana itu tidak dibenarkan dan segera akan segera.menindaklanjuti hal.tersebut.

“Apapun dalihnya pemotongan itu tidak diperbolehkan dan kami akan segera memanggil para Petugas PKH tersebut dalam waktu dekat ini dan akan diberi peringatan keras,” janji Bambang.

(S04)

Tinggalkan Komentar Anda