Ternyata Pembunuhan Helen Sudah Direncanakan Pelaku

3926
Ternyata Pembunuhan Helen Sudah Direncanakan Pelaku
Hendrik Setiawan (19) Pelaku Pembunuhan Helen. Foto: dra - Sebatin.com

Sebatin.com – Hanya dalam kurun waktu 4 hari, jajaran Polres Kota Metro berhasil mengungkap kasus pembunuhan Helen Ameiliyani Dwi Jaya (15) warga Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, yang ditemukan tewas di tanah kosong Jalan Diponegoro Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat.

Pelaku dalam kasus pembunuhan tersebut ternyata seorang pemuda berumur 19 tahun yang bernama Hendrik Setiawan alias Muhamad Ubaidila Hasan alias Aji Bin Hayuni warga RT/RW 26/10 Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat.

Kejadian bermula ketika pelaku dan korban berkenalan dan menjalin komunikasi melalui handphone. Dalam komunikasi tersebut, korban dan pelaku kerap kali saling ejek. Lalu, pada Rabu 27 Juli 2016 pukul 19.30 WIB, pelaku dan korban sepakat bertemu di tanah kosong Jalan Diponegoro Hadimulyo Barat Metro Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, korban dan pelaku kembali cekcok. Korban, sempat mengajak pelaku untuk pindah ke pinggir tanah kosong karena malu dilihat banyak orang. Dalam perjalanan tersebut, korban dan pelaku kembali cekcok. Lantaran merasa jengkel, pelaku mengambil bongkahan semen dan menghantamkannya ke tubuh korban hingga tersungkur.

Dalam kondisi tersungkur itulah pelaku mencekik leher korban dan menggelindingkan tubuh korban ke dalam terseir. Di dalam tersier tersebut, pelaku menduduki punggung korban dan membenamkan kepala korban ke dalam lumpur hingga akhirnya korban meregang nyawa.

Guna mengaburkan perbuatan kejinya tersebut, pelaku kemudian melepas pakaian bawah korban dan memasukkan jarinya kedalam organ intim korban agar terihat seperti korban pemerkosaan.

Menurut pelaku, dirinya menghabisi nyawa korban karena sakit hati lantaran sering dihina oleh korban. Dia mengaku sebelumnya memang sudah merencanakan akan menghabisi nyawa korban ketika hendak bertemu dengan si korban. Akibat ulahnya tersebut, pelaku dapat dijerat pasal 340 Jo 338 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Sementara itu, dalam kasus pembunuhan ini, polisi berhasil mengamankan beberapa barang bukti, berupa pakaian korban, perhiasan, 3 unit handphone, dan satu buah bongkahan semen. (dra)

Tinggalkan Komentar Anda