Tersangka Dua Kali Mencabuli Siswi TKK Pertiwi Kota Metro

1098
Tersangka Dua Kali Mencabuli Siswi TKK Pertiwi Kota Metro
Perss Realase Polres Kota Metro, Penetapan Tersangka Pencabulan Siswi TKK Pertiwi Kota Metro, Kamis 12/05/2016. (Embun)

Sebatin.com – Pihak Polres Kota Metro akhirnya tegas menyatakan status diduga pelaku pelecehan siswi Taman Kanak-Kanak (TKK) Pertiwi Kota Metro.

Dalam press realease yang digelar Polres Metro, Kamis (12/05/2016), di hadapan awak media Kapolres Metro, AKBP. Suresmiyati, didampingi Wakapolres, Kasad Reskrim, dan Humas Polres, menyatakan bahwa ‘AM’ sebagai diduga pelaku pelecehan seksual terhadap siswi TKK Pertiwi Kota Metro ‘NA’ telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

‘AM’ diamankan oleh pihak kepolisian pada Senin malam (9/05/2016) pukul 11.00 WIB, di kediamannya di lingkungan sekolah TKK Pertiwi Metro.

Penetapan ‘AM’ sebagai tersangka diambil setelah pihak Polres Metro mengadakan BAP tambahan dari keterangan beberapa saksi yang ada guna memperdalam penyelidikan, dengan tetap berkordinasi dengan pihak kejaksaan sebagai partner kerja, setelah merasa ada beberapa unsur alat bukti yang cukup, pihak kepolisian akhirnya menggiring diduga pelaku pelecehan menjadi tersangka.

Adapun motif dari tindakan tersangka, dikatakan oleh Kasat Reskrim Polres Metro, Ajun Komisaris Yohanis, sampai gelar perkara ini, belum ada keterangan dan masih dalam tahap pengembangan.

“Jadi dalam kasus ini motif tersangka masih kami dalami keterangan daripada tersangka, adapun nanti jika motif sudah kita ketahui lebih jauh, kami akan sampaikan pada rekan-rekan media,“ ujar Yohanis.

Suresmiyati juga menegaskan, dugaan tentang berkembangnya jumlah korban lebih dari 1 orang masih belum bisa dipastikan dengan jelas.

“Kita fokus dulu ke masalah ini, nanti jika di tengah perjalanan ada pengembangan ke arah sana, nanti kita sampaikan lagi ke teman-teman media,“ tegas Sures.

Dijelaskan pula oleh Suresmiyati, menurut keterangan korban dan alat bukti yang juga dihadirkan oleh pihak kepolisian dalam gelar perkara ini, bahwa tersangka ‘AM’ melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap ‘NA’ sebanyak dua kali. Pertama ditunjukan oleh alat bukti berupa seragam sekolah korban yang dipakai pada hari Kamis, dan kedua berupa seragam olahraga korban yang dikenakan pada hari Jumat.

Tersangka dikenakan pasal 82 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Pencabulan Terhadap Anak Di Bawah Umur, dengan ancaman penjara maksimal 15 tahun. (Embun)

Tinggalkan Komentar Anda