Tidak Ada Penambahan Angkot di Kota Metro

334
Tidak Ada Penambahan Angkot di Kota Metro
(Ilustrasi)

Sebatin.com, Kota Metro – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Metro tahun ini tidak akan menambah angkutan kota (Angkot). Ini, disebabkan lantaran penumpang angkot yang semakin sepi karena kalah dengan semakin menjamurnya kendaraan roda dua.

Kabid Angkutan Dishub Kota Metro Candra Laksana mewakili Kepala Dinas Perhubungan Yusuf Kota Alam menjelaskan, biasanya diadakannya penambahan angkot jika ada permintaan dari penyedia angkot. Namun, lantaran penumpang angkot yang semakin sepi, para penyedia angkot tidak mau merugi.

”Penambahan angkot tahun ini tidak ada. Karena yang ada saja sudah habis, kalah dengan kendaraan roda dua. Karena penghasilan mereka tidak mencukupi target, setoran aja kadang-kadang tidak terpenuhi. Kalau ada permintaan ya ada penambahan karena sementara ini penumpang angkot yang semakin berkurang ya tidak ada. Otomatis investasi penyedia angkot ya rugi,” jelasnya kepada Sebatin.com, Senin (27/2/2017).

Selain karena sepi penumpang, lanjutnya, tidak adanya penambahan angkot karena adanya peraturan dari Menteri Perhubungan tentang kendaraan roda empat yang tahun pembuatannya 1995 ke bawah sudah tidak KIR lagi.

”Dan angkot itu kebanyakan diproduksi tahun 1995, jadi otomatis mereka berhenti dengan sendirinya,” lanjutnya.

Untuk angkot yang ada, terusnya, saat ini berjumlah 258 unit. Dishub, terus melakukan pengawasan terhadap angkot-angkot tersebut agar mentaati peraturan yang ada.

”Yang jelas setiap tahun kita pengawasan. Yang izin trayeknya mati, kita imbau untuk menghidupkan. Kita imbau melalui terminal-terminal yang ada di wilayah kita karena kita tidak bisa lagi razia ke jalan tanpa didampingi kepolisian,” tutupnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda