Tiga Korban Tewas dan Satu Orang Hilang Akibat Banjir di Lampung Tengah

365
Tampak sebuah mobil terjebak banjir yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, dan 1 hilang di Desa Bendo Sari Kombring, Senin (26/2/2018). Foto : Rizki - sebatin.com

Sebatin.com, Lampung Tengah – Akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam sepekan, beberapa titik di Kabupaten Lampung Tengah tergenang banjir dan mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh, Senin (26/2/2018). Dari pantauan Sebatin.com, beberapa daerah yang kebanjiran diantaranya, Kecamatan Gunung Sugih, Kecamatan Rumbia Kampung.

Di Gunung Sugih, sedikitnya ada 5 titik terkena banjir, yakni Kampung Gunung Sari, Lingkungan 2 Baru (Kampung Baru), Pasar Gotong Royong, Siderejo Terbanggi Subing, Proyek (Bendo) Kombring Putih.

Tampak terlihat genangan air di Jalan penghubung Panggung Asri menuju Tulung Itik, atau jalan alternatif Lampung Tengah ke Kota Metro. Foto : Rizki – Sebatin.com

Menurut informasi dari Andi, Kasi POL PP Sumber Daya Aparatur (SDA) Lampung Tengah, melalui grup whatapp, di Banjir untuk wilayah Kampung Kombring Putih (proyek/bendo) sedikitnya menelan 3 korban jiwa dan satu korban hilang terkena arus banjir yang terjebak dalam satu mobil.

Menurut warga Lingkungan 2 Baru, Septa, ada tiga rumah di daerahnya yang terendam banjir. “Banjir yang terjadi pada tahun ini sangat luar biasa, 3 Rumah terendam banjir,” tuturnya kepada sebatin.com.

Septa berharap, pemerintah setempat untuk menangulangi bencana tersebut, serta bisa lebih siaga. Sementara itu Saiful Anam, warga Panggung Asri menuturkan, jalan menuju ke Tulung Itik memang sering kali terkena banjir, sehingga memutus jalur utama ke Kampung Panggung Asri.

“Sungai yang membatasi kampung tersebut meluap dan mematikan akses jalan alternatif Lampung Tengah menuju Metro,” terangnya.

“Tahun 2018 Gunung Sugih, Lampung Tengah mengalami bencana alam banjir yang sangat luar biasa dibandingkan tahun sebelumnya. Masyarakat Kecamatan Gunung Sugih mengaharapkan pemerintah setempat dapat sigap dan cepat menanggulangi bencana banjir tersebut,” tutur Asri yang senada dengan Septa.

Reporter : Rizki
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda