Tim Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Kota Metro Bekuk Dua Tersangka Curanmor

1254
Tim Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Kota Metro Bekuk Dua Tersangka Curanmor
Tim Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Kota Metro berhasil membekuk dua tersangka curanmor. Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Dua orang tersangka yang disinyalir sebagai jaringan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), berhasil dibekuk oleh Tim Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Kota Metro.

Kedua tersangka ini adalah Frangky Irawan Bin Sunan Jaya (17) dan Beni Panca Wibawa Bin Hariyono (19) yang merupakan warga Desa Tulang Bawang Baru Rt 4 RW 3 Kecamatan Bunga Mayang Lampung Utara. Dimana, salah satu pelaku dikategorikan masih anak-anak.

Mewakili Kapolres Metro AKBP Rali Muskitta, S.I.K., Wakapolres Metro Kompol Dery Agung Wijaya mengatakan, dari ketiga pelaku yang berhasil diamankan baru 2 orang. Secara rinci, Dery mengungkapkan kronologis kejadian, pada Rabu (5/10/2016) sekitar 23.30 WIB, 3 teman Frangky datang ke Kota Metro dan menginap di kediaman paman Frangky di Margodadi Metro Selatan. Dan pada Kamis (6/10/2016) sekitar 08.00 WIB mereka melakukan pencurian di tempat kost yang pernah ditempati di Margorejo, Metro Selatan.

“Tugas Frangky adalah melihat dan mengecek situasi kost-an, masih ada orang atau tidak. Setelah dinyatakan aman, kemudian Frangki, Aan, Beni mendatangi kost-an menggunakan motor Kawasaki Ninja. Lalu Aan masuk ke beberapa kamar kost-an dengan merusak kunci dengan obeng dan mengambil laptop, pakaian, dan 4 unit HP. Sedangkan Beni mengambil 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Merk Vixion yang diparkir di depan kamar kost-an tersebut menggunakan kunci palsu. Dan semua barang curian dibawa ke Bunga Mayang Lampung Utara,” katanya di halaman Polres Metro, Selasa (25/10/2016).

Lebih lanjut ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini sejak Rabu (12/10/2016) pukul 11.00 WIB. Tersangka Frangky ditangkap di SMK Negeri 4 Metro dan Beni dilakukan penangkapan di Tulang Bawang Baru, Bunga Mayang, Lampung Utara. Pelaku, kata dia, dihadiahi timah panas di kaki kiri. Ini, karena adanya perlawanan aktif berimbang sehingga dilakukan tindakan tegas kepada salah satu pelaku dengan dihadiahi timah panas di kaki kiri.

“Kami tidak bisa pastikan berapa lubang. Sebab saat itu petugas refleks saja mengingat pelaku melawan. Pemeriksaan masih dikembangkan, kami curigai ini jaringan pencurian kendaraan bermotor di wilayah perkantoran. Dan disinyalir berdasarkan hasil investigasi 7 laporan polisi yang kami curigai dilakukan tersangka,” ucapnya.

Ia menambahkan, barang bukti yang berhasil diamankan adalah 1 unit sepeda motor merk Yamaha Vixion nopol BE 7028 GX thn 2011, 1 unit sepeda motor Kawasaki ninja RR nopol Z 2204 WL warna hitam, satu buah kunci palsu, satu helai celana Jeans, satu unit minibook Asus, satu helai celana training, helm GM warna putih, dan HP BlackBerry Bold.

“Kedua pelaku disangkakan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan. Dengan ancaman 7 tahun penjara. Hasil Olah TKP kami saat ini dikumpulkan 7 laporan polisi dan kami lakukan pendataan. Sebab satu bulan terakhir marak curanmor di wilayah Polres Metro, maka kami mensinyalir ini pelakunya. Rekan Frangky masih dalam pencarian dan penyelidikan. Untuk penadah masih dalam pendalaman,” tambahnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda