Tim Saber Pungli Kota Metro Siap Bertindak

837
Tim Saber Pungli Kota Metro Siap Bertindak
Rapat pembentukan Tim Saber Pungli di aula Patriatama Polres Kota Metro (03/11/2016). Foto: Pak Mo

Sebatin.com, Kota Metro – Wakil Wali Kota Metro Djohan, S.E., M.M. hadiri rapat Pembentukan Tim SABER PUNGLI di aula Patriatama Polres Kota Metro (03/11/2016). Beliau sangat mengapresiasi pembentukan Tim Saber Pungli ini yang merupakan petunjuk langsung dari Pemerintah Pusat dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2016.

“Akan tetapi harus kita kaji ulang batasan mana yang benar-benar pungli atau ucapan terimakasih, jangan sampai kita salah dalam menindak. Mari kita tindak lanjuti arahan Presiden tentang SABER PUNGLI ini. Semoga pembentukan Tim Saber Pungli di Kota Metro dapat berjalan dengan baik dan semoga posko pelaporan dan call center dapat dipercepat,” ujar Djohan.

Satgas Saber Pungli sendiri mempunyai tugas melaksanakan pemberantasan pungutan liar secara efektif dan efisien dengan mengoptimalkan pemanfaatan personil, satuan kerja, dan sarana prasarana, baik yang berada di Kementerian/Lembaga maupun Pemerintah Daerah.

Dalam melaksanakan tugasnya, menurut Perpres ini, Satgas Saber Pungli menyelenggarakan fungsi Inteljen, Pencegahan, Penindakan, dan Yustisi. Sasaran utama dalam Saber Pungli kota Metro adalah sentra pelayanan publik di Kementrian/Lembaga dan Pemda.

Wakil Wali Kota juga memberikan contoh pungli-pungli yang sudah terjadi di Kota Metro, seperti praktik parkir liar, parkir non tarif, serta tarif parkir tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda). Wakil Wali Kota juga mengingatkan, bahwa memberikan batasan pada hal yang benar-benar dianggap pungli atau hanya sekedar ucapan terima kasih.

Menurut Perubahan Perda Kota Metro No. 10 Tahun 2008 tentang perubahan Perda No. 11 Tahun 2000 tentang tarif retribusi umum, bahwa tarif parkir untuk jenis kendaraan roda dua adalah Rp. 500,- dan untuk kendaraan roda empat jenis Sedan, Jeep, Bus, dan Sepeda Motor Modifikasi (Roda 3) Adalah Rp. 1000,- sedangkan untuk jenis Bus, Truk, Alat Berat adalah Rp. 2000,-.

Nasriyanto Effendi anggota DPRD Kota Metro juga memberikan tanggapannya tentang pembentukan Tim Saber Pungli ini, ia berharap satgas ini harus disosialisasikan untuk memberikan pemahaman ke masyarakat tentang pungli, dan perlu disosialisasikan juga Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang besaran rupiah dalam pengurusan yang menyangkut pelayanan publik di Kota Metro.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Yohanis menjelaskan tentang klasifikasi pelanggaran pidana, yaitu suatu perbuatan tidak bisa dihukum apabila tidak ada aturannya, apabila menyangkut Aparatur Sipil Negara (ASN) tentunya mengarah ke ranah korupsi, apabila masyarakat umum maka disebut Delik Umum. Untuk informasi Delik Umum adalah suatu pelanggaran yang dapat dilakukan oleh siapa saja dan diberlakukan secara umum. (Nell)

Tinggalkan Komentar Anda