Tolak Tandatangani Berkas Rapat Pleno Rekapitulasi, DPC PDIP Metro Akan Gelar Aksi Simpatik

210

Video Sebatin.com, Kota Metro – Dewan Perwakilan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC-PDIP) Kota Metro, akan berupaya mendesak DPRD setempat untuk secepatnya membentuk Panitai Khusus (Pansus) terkait adanya dugaan praktek politik uang pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung tahun 2018, di Bumi Sai Wawai.

Ketua DPC PDIP Kota Metro, Adi Prasetyo mengatakan, pada pelaksanaan Rapat Pleno Hasil Rekapitulasi Pilgub Lampung di wilayah setempat, yang telah dilaksanakan pada beberapa hari lalu, pihaknya hanya menerima berkas, namun tidak menandatangani.

“Kita terima berkas betul, tapi tidak tanda tangan ya. Karena jelas, kami melihat banyak money politik terjadi saat Pilgub Lampung kemarin. Jadi kami menolak menandatangani hasil rekapitulasi”, jelasnya, dalam konferensi pers di Kantor DPC PDI P Metro, Jumat (06/7/2018) malam.

Adapun langkah selanjutnya, sebagai pengusung pasangan nomor urut dua dari pasangan calon Herman HN-Sutono, PDI P Metro akan mengambil sejumlah langkah hukum. Yakni mendesak DPRD setempat membentuk pansus seperti di Provinsi.

“Kita juga akan meminta kepada Panwaslu menindaklanjuti sejumlah laporan money politik. Dan kami juga akan lakukan aksi ke KPU maupun Panwas, atas matinya demokrasi karena money politik”, ungkapnya didampingi Ketua Badan Saksi Pemilu Nasional PDI P Metro Uripto Budio.

Ditambahkannya, money politik tidak boleh dibiarkan terjadi terus menerus. Seolah tidak terjadi apa-apa. Karena masa depan demokrasi Indonesia akan hancur jika membiarkan money politik terjadi.

“Kita meminta kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu, tidak terburu-buru menetapkan pemenang. Sementara banyak suara menyatakan money poltik dan sedang dalam proses hukum”, pungkasnya.

(Ade Embun)

Tinggalkan Komentar Anda