Tondi Nasution : Tolak Predikat Kota Mesum Melekat Pada Kota Pendidikan

510
Tondi Nasution : Tolak Predikat Kota Mesum Melekat Pada Kota Pendidikan
Ketua Komisi II DPRD Kota Metro, Tondi Nasution. Foto : Arb - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro Tondi Nasution menyatakan sikap ketidak berpihakkannya atas pemberitaan salah satu media yang menyatakan Kota Metro telah berubah menjadi kota yang berpredikat sebagai Kota Mesum. Hal ini di sampaikannya kepada sebatin.com saat berada di ruang kerjanya, Selasa (07/02/2017).

Menurutnya, untuk mengkonsep dan menciptakan image Kota Metro sebagai Kota Pendidikan, bukanlah suatu hal yang begitu saya terjadi namun merupakan sebuah perjuangan banyak orang.

“Yang pertama, saya terus terang keberatan kalo disampaikan bahwa Metro itu kota mesum. Karena perjuangan kami, terutama temen-temen yang ada di DPRD maupun di Pemerintah Daerah untuk image Kota Metro ini menjadi Kota Pendidikan, Kota Pelayanan Publik. Rasanya tercoreng kalau sampai ada kalimat dari pihak-pihak tertentu yang menyatakan bahwa Kota Metro itu kota mesum,” ungkapnya.

Namun dirinya juga tidak menampik atas dugaan, adanya kegiatan praktik prostitusi terselubung di Kota Pendidikan.

“Bahwasanya di Kota Metro itu ada kejadian ataupun ada kegiatan prostitusi terselubung kita gak mengingkari. Buktinya ya kemarin di sidak pak Wakil Wali Kota memang ditemukan, tapi bukan berarti itu membuat Kota Metro ini menjadi Kota Mesum,” ujarnya.

Tondi juga mendukung penuh semua langkah dan upaya pemerintah daerah dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) untuk mempersempit ruang gerak para pelaku penyakit masyarakat di Bumi Sai Wawai.

“Dan saya selaku Ketua Komisi II, secara pribadi mendukung dan menyetujui apa yang menjadi langkah-langkah pemerintah daerah, supaya dalam perjalanan kepemimpinan mereka, terutama dalam menegakkan Perda Penanggulangan Maksiat, jadi apa yang ada di Perda itu harus di jalankan,” kata dia.

Pihaknya mengharapkan, pemerintah hingga ulama yang ada di Kota Metro, tidak hanya memikirkan Indonesia secara besar, namun dapat mencari solusi dalam menangani permasalahan yang ada di Bumi Sai Wawai saat ini. (Arb)

Tinggalkan Komentar Anda