Torehkan Prestasi, RSUD Menggala Sukses Lakukan Operasi Pemasangan Kateter Tenckoff Dialisis Peritoneal

33
Torehkan-Prestasi,-RSUD-Menggala-Sukses-Lakukan-Operasi-Pemasangan-Kateter-Tenckoff-Dialisis-Peritoneal--01
Operasi pemasangan Kateter Tenckoff untuk Dialisis Peritoneal (CARD) by Nefhrologist, yang dilaksanakan oleh Tim RSUD Menggala Tuba terhadap pasien gagal ginjal dengan inisial M (40) warga Menggala, di Ruang Operasi RSUD Menggala, Senin (3/12/18)

Sebatin.com, Tuba – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala, Kabupaten Tulang Bawang (Tuba), berhasil melakukan tindakan operasi Pemasangan Kateter Tenckoff untuk Dialisis Peritoneal (CARD) by Nefhrologist. Hal ini menjadi yang pertama, untuk di Provinsi Lampung.

Dijelaskan, oleh Konsultan Ginjal Hipertensi di Provinsi Lampung (The First Insertion TENCKHOFF Catheter CAPD by Nephrologist in Lampung Province). Operasi pemasangan Kateter CARD pertama ini adalah Terapi Pengganti Ginjal (TPG) yang merupakan suatu tindakan perawatan yang diperlukan seorang penderita Penyakit Ginjal Kronik Tahap Akhir (PGTA) agar dapat mempertahankan hidupnya.

Terapi utama pada penderita Penyakit Ginjal Kronik (PGK) tahap akhir seharusnya melakukan transplantasi (cangkok) ginjal, dimana fungsi ginjal akan kembali seperti sedia kala karena secara alamiah digantikan oleh ginjal baru dari donor.

Apabila transplantasi ini tidak dapat dilaksanakan maka penderita harus menjalani hemodialisis atau cuci darah kronis menggunakan mesin seumur hidupnya. Alternatif lain adalah dialisis menggunakan selaput peritonium perut atau yang lebih dikenal sebagai CAPD (Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis) atau dengan istilah lain Dialisis Peritoneal Mandiri Berkesinambungan (DPMB).

RSUD Menggala Kabupaten Tuba, yang merupakan Rumah Sakit Kelas B Non Pendidikan dan sebagai Rumah Sakit Rujukan Regional III Provinsi Lampung, yang juga berfungsi sebagai RS penyangga dengan wilayah jangkauan pelayanan meliputi 7 (tujuh) kabupaten disekitarnya. Potensi peran tersebut dan dengan adanya SDM yang dimilikinya (4 Konsultan/Sub-Spesilistik dan 22 Spesialis lainnya) terus berusaha meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan medis dari waktu ke waktu.

Momentum peningkatan dan diferensiasi pelayanan medis tersebut, telah ditandai dengan telah diresmikannya Gedung Instalasi Ginjal Terpadu (PGT) dan Gedung Pelayanan Hemato-Onkologi Terpadu (HOT) RSUD Menggala, pada Kamis (20/11/2018) oleh Bupati Tuba, Hj. Winarti SE MH.

Kegiatan pelayanan/insersi kateter menindaklanjuti upaya tersebut, dengan telah dilakukannya operasi perdana Pemasangan Kateter TENCKHOFF CAPD sebagai media akses untuk dilakukannya tindakan cuci darah menggunakan selaput perut pada, Senin (3/12/18), di RSUD Menggala, Tuba.

Torehkan-Prestasi,-RSUD-Menggala-Sukses-Lakukan-Operasi-Pemasangan-Kateter-Tenckoff-Dialisis-Peritoneal--02
(kanan) Pasien sebelum di lakukan operasi.

Operasi tersebut dilakukan pada seorang wanita bernama (M) 40 tahun, domisili di Kota Menggala sebagai penderita gagal ginjal terminal yang telah menggunakan cuci darah dengan mesin Hemodialisis (HD) sebanyak 48 kali (sekitar 6 bulan) selama ini.

Operasi ini merupakan tindakan pemasangan (insersi) selang kateter pada perut penderita, sebagai cara (akses) masuknya cairan cuci darah (dianeal) kedalam rongga perut.

Operasi ini merupakan operasi pertama kalinya di Provinsi Lampung, khususnya di Kabupaten Tuba, yang dilakukan (operator) oleh Konsultan Ginjal Hipertensi (KGH / Nefrologist) RSUD Menggala atas nama Lukman Pura, Dr.Sp.PD-KGH., MHSM., Finasim (the first insertion tenckhoff catheter for CAPD by nephrologist in Menggala Hospital District Tulangbawang – Lampung Province).

Pada operasi perdana kali ini, terlaksana dengan baik dan dilakukan bersama tim CAPD RSUD Menggala dan PT. RTS yang telah membentuk kerjasama (PD clinic) sebelumnya dalam penyiapan dan tatakelola pasien CAPD, serta mendapat pendampingan dua (2) perawat mahir CAPD dari RS Khusus Ginjal (RSKG) Ny. RA Habibie Bandung – Jawa barat.

Upaya peningkatan dan diferensiasi pelayanan medis pada RSUD Menggala ini merupakan salah satu terobosan dan akselerasi yang dilakukan atas komitmen Pemerintah Daerah Tuba yang terus bergerak melayani warga (BMW) untuk melayani dan menyediakan pelayanan umum (public services) yang bermutu, profesional dan akuntabel pada masyarakat luas.

CAPD sebagai salah satu pilihan modalitas TPG yang harus terus dikembangkan dan ditingkatkan cakupan pelayanannya berdasarkan kelebihan serta adanya permasalahan geografis di Indonesia yang merupakan negara kepulauan.

Laporan Indonesian Renal Registry (IRR) menunjukkan sampai dengan tahun 2013 cakupan penggunaan CAPD ini sangat rendah hanya 3% bila dibandingkan dengan tindakan cuci darah dengan mesin (hemodialisis) sebesar 78% dan transplantasi 16%.

Operasi kedua direncanakan akan dilakukan pada senin 10 Desember 2018 pada seorang wanita 34 tahun, pasien PGTA akibat hipertensi, berdomisili di Kabupaten Lampung Barat dan telah menjalani hemodialisis sekitar 7 bulan.

Sementara itu, Bupati Tuba, Hj. Winarti SE MH, dengan penuh rasa bangga menyampaikan ucapan terimakasih atas kinerja dan dedikasi para pahlawan kesehatan yang menurutnya telah memberikan kontribusi demi kemajuan pelayanan di RSUD Menggala, mengingat upaya ini tentunya dapat membantu peningkatan cakupan CAPD pada masyarakat luas dikemudian hari.

“Ini merupakan satu lagi prestasi gotong royong yang ditorehkan putra terbaik Tulang Bawang dibidang Kesehatan, salah satu wujud nyata pengabdian pada masyarakat melalui program BMW yakni melayani semaksimal mungkin masyarakat”, terang Winarti.

“Maka dari itu, kita wajib berbangga atas prestasi RSUD ini, terimakasih atas kerja keras sektor kesehatan yang telah membuktikan dari pelosok daerah kita mampu berprestasi luar biasa”, pungkas Bunda, sapaan akrab Bupati Tuba. (Adv)

Tinggalkan Komentar Anda