Untuk Percepatan Taraf Internasional, Pokja Bandara Radin Intan II Inventarisir Dukungan

89
Bandara-Radin-Intan-II-Inventarisir-Dukungan
Bandara Radin Inten Lampung. Foto : Addarori Ibnu Wardi - Sebatin.com

Sebatin.com, Bandar Lampung – Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Bandara Radin Inten II menjadi Internasional menginventarisir data dukungan. Untuk itu, Kepala Bandar Udara (Bandara) Radin Inten II, Asep Kosasih Samapta memaparkan saat rapat tindak lanjut pembahasan Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional, pihaknya sedang membentuk tim yang dipimpin kepalai seksi untuk menangani operasi bandara dan berkoordinasi langsung dengan kantor pusat.

“Kami akan kebut untuk menjadi bandara internasional,” ujar Asep di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Provinsi Lampung, Rabu (8/11/2017).

Pria yang akrab disapa Asep ini mengatakan, Tim Pokja Percepatan dalam tugasnya akan membuat timetable, yakni menginventarisir semua dokumentasi terkait pemenuhan atau persyaratan menjadi bandara internasional. Sebab, hal itu merupakan pondasi penetapan internasional agar terpublish atau ter-klaim, dan untuk penunjang lain akan mengikuti.

Asep memaparkan bahwa, Bandara Radin Inten II tidak mempunyai kendala terkait Fasilitas dan Sarana Prasarana penunjang. “Sarana dan prasarana hampir terpenuhi. Dari sisi bandara siap, dari sisi Pemerintah Provinsi Lampung juga siap. Kita masih mendalami lagi kenapa bandara ini belum menjadi bandara internasional dan embarkasi penuh,” ujar Asep.

Dia menuturkan akan mengkaji berbagai persoalan yang menghambat status bandara menjadi internasional. “Proses penetapan internasional banyak aspek yang perlu dikaji, baik aspek kesiapan imigrasi maupun keamanan. Intinya, berbagai persyaratan itu semua terpenuhi, tinggal aspek legalitas untuk menjadi internasional,” kata Asep.

Untuk mempercepat Bandara Radin Inten II menjadi Bandara Internasional, asep menambahkan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Untuk menyamakan persepsi dan tidak mengedepankan ego sektoral, ia akan melakukan pantauan langsung ke lapangan, agar menjadi satu visi misi untuk mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melayani masyarakat.

Hal senada disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra, Hery Suliyanto. Dirinya mengklaim, Untuk menjadi Bandara Internasional dan Embarkasi Haji penuh semua persyaratan terpenuhi, termasuk memperluas Asrama Haji dengan membangun asrama empat lantai.

Hery berharap, di bawah kepemimpinan kepala yang baru tersebut, Bandara Radin Inten II menjadi bandara internasional dan embarkasi haji penuh dapat terlaksana dalam waktu dekat.

“Kita meminta bantuan Pak Asep, agar terus melakukan penyelarasan kepada Kementerian Perhubungan, dan kami di daerah segera mengerjakan apa yang menjadi hambatan,” kata Hery.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (KADISHUB) Provinsi Lampung, Qodratul Ikhwan menuturkan, segala upaya menjadikan bandara internasional sudah dilakukan. “Hambatan kita siasati guna mendorong percepatan. Tinggal ditambah doa agar Pemerintah Pusat bisa menjadikan Bandara Radin Inten II menjadi Bandara bertaraf Internasional,” ujar Qodratul.

(RZA)
Editor : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda