Wabup Minta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Simpan Arsip Sejarah Pringsewu

43
Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu, H. Fauzi saat memimpin apel sekaligus memberi briefing kepada jajaran ASN, di lingkungan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pringsewu, di Jalan Raya K.H. Gholib, Pringsewu Utara, Selasa (27/3/2018) pagi. Foto : Sanusi-Sebatin.com

Sebatin.com, Pringsewu – Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pringsewu, diminta untuk tidak hanya menjadi tempat menyimpan arsip peng-SPJ-an saja. Tetapi juga dapat menyimpan berbagai arsip sejarah tentang profil Kabupaten Pringsewu, dan sejarah lainnya yang ada di Bumi Jejama Secancanan.

Usulan tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Pringsewu, H. Fauzi saat memimpin apel sekaligus memberi briefing kepada jajaran ASN, di lingkungan Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pringsewu, di Jalan Raya K.H. Gholib, Pringsewu Utara, Selasa (27/3/2018) pagi.

“Mumpung para pendiri Kabupaten Pringsewu masih pada hidup, begitu juga para cucu pejuang Pringsewu masih ada, maka bisa dibuatkan tulisan sejarahnya dan kemudian dapat diarsipkan di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Pringsewu,” kata Wabup.

“Jika semua dokumen itu tersimpan dengan rapi dan aman, maka kelak anak cucu kita juga  dapat membaca sejarah, baik tentang pejung Pringsewu maupun para pendiri Kabupaten Pringsewu,” ujarnya.

Selain itu, tambah Wabup, kantor Perpustakaan dan Kearsipan ini  juga harus ada panduan arsip tentang aset wisata yang ada di Kabupaten Pringsewu, baik wisata sejarah seperti Talang air raksasa peninggalan Belanda, wisata rohani Goa Maria, dan Makam K.H. Gholib, serta wisata alam buatan seperti Telaga Gupit, Bukit PJR, Pangonan dan wisata lainnya.

“Bila perlu setiap Pekon (Desa) atau Kecamatan dapat membuatkan buku cerita daerahnya masing-masing, kemudian diarsipkan,” harapnya.

Fauzi juga berharap kepada Pegawai di Dinas tersebut, agar terus meningkatkan kedisiplinan dan memantapkan kinerjanya lagi melalui ide-ide yang kreatif, demi percepatan pembangunan Kabupaten Pringsewu yang kini sudah berusia sembilan tahun.

“Ayo, lebih ditingkatkan lagi kedisiplinan dan kinerjanya,” tegasnya.

Agenda pagi itu juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Mei Suhartati, Kepala Bidang Perpustakaan, H. Supartono, Kepala Bidang Kearsipan Daerah, Joko Hermanto, Kepala UPT Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Sumarno dan para Staf, serta Lurah Pringsewu Utara, Anshorudin.

Sekretaris Dinas  Perputakaan dan Kearsipan Daerah Pringsewu, Mei Suhartati, yang mewakili kepala Dinas (Kadis), Nur Kuncoro Ningsih menuturkan bahwa, visi-misi pada dinasnya yakni, terwujudnya masyarakat yang cerdas gemar membaca dan gemar belajar sepanjang hayat, serta tata kearsipan dan sistem dokumentasi yang tertib dan berkualitas.

Disamping itu, meningkatkan koleksi bahan pustaka, memberikan layanan perpustakaan yang mudah dan terjangkau, memasyarakatkan budaya gemar membaca, dan gemar belajar sepanjang hayat. “Serta mewujudkan tata kelola kearsipan aecara tertib, efektif, efesien dan mudah didaya gunakan menyelenggarakan sistem dokumentasi yang handal dan berkualitas,”tutup Mei Suhartati.

Reporter : Sanusi
Editor     : Addarori Ibnu Wardi

Tinggalkan Komentar Anda