Wabup Saply Terima Kunjungan Reses DPRD Provinsi Lampung Dapil VI

1
Wakil Bupati Mesuji Saply saat menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan VI (Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji), Kamis (01/03/2018). Foto : Red

Sebatin.com, Mesuji – Wakil Bupati Mesuji Saply mewakili Pemerintah Kabupaten Mesuji menerima kunjungan anggota DPRD Provinsi Lampung Daerah Pemilihan VI (Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Mesuji), Kamis (01/03/2018).

Kehadiran anggota dewan tersebut dalam rangka kegiatan reses untuk beraudiensi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji. Pada acara yang digelar di Aula Taman Kehati, Mekar Jaya ini, tampak hadir diantaranya, Ketua DPRD Provinsi Lampung Dedi Afrizal, Wakil Ketua Komisi V Haidir Bujung, anggota Komisi I Suprapto, dan anggota Komisi III Budi Yuhanda.

Wakil Bupati Saply menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan ini. Menurutnya, selain mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Mesuji dan DPRD Provinsi Lampung.

“Dengan terciptanya sinergitas, saya yakin pembangunan di Kabupaten Mesuji dapat berjalan dengan maksimal dengan peran serta para Anggota DPRD Provinsi Lampung Dapil VI untuk dapat mendukung pembangunan Kabupaten Mesuji di tingkat Provinsi Lampung,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Saply juga memaparkan program-program Pemerintah Kabupaten Mesuji di tahun 2018. Dengan APBD sebesar Rp 886 Milyar dan merupakan salah satu yang terkecil di Provinsi Lampung digunakan untuk menjalankan program-program prioritas yang sangat menyentuh kepentingan masyarakat.

Dikatakannya pada tahun ini Pemkab Mesuji mengalokasikan dana Rp 24 milyar untuk Program Bantuan Perumahan Layak Huni (baperlahu) dengan dua macam bantuan, yakni bantuan bagi orang tua jompo yang tidak memiliki rumah dan tanah sebesar Rp 32 juta dan bantuan bagi rumah tangga sasaran yang memiliki material sebesar Rp 15 Juta. Selain itu, melalui Alokasi Dana Desa (ADD), Pemkab Mesuji akan membangun rumah desa yang diperuntukkan bagi rumah tangga tidak mampu dan tidak memiliki tempat tinggal.

Lanjutnya, jalan yang menjadi kewenangan Kabupaten Mesuji akan dibangun dengan rigid beton kurang lebih sepanjang 88 kilometer sampai tahap lean concrete yang dilaksanakan secara swakelola dengan menggandeng tenaga perencanaan dan konsultan dari Unila, UBL, dan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstrusi.

“Penyediaan material dilakukan oleh pihak ketiga, untuk proses job mix akan menggunakan alat berat milik Pemkab Mesuji, sedangkan pelaksanaannya menggunakan tenaga kerja masyarakat sekitar yang sudah terlatih secara padat karya (cash for work). Dan, masih banyak lagi program-program pro rakyat yang digulirkan pada tahun ini. Dengan keterbatasan APBD yang ada, Pemkab Mesuji terus berupaya melakukan inovasi di berbagai bidang, guna memaksimalkan pembangunan,” ucapnya.

(Red/Rb)

Tinggalkan Komentar Anda