Wakil Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan Pengurus KPPI Provinsi Lampung

677
Wakil Gubernur Lampung Hadiri Pelantikan Pengurus KPPI Provinsi Lampung
Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri berjabat tangan dengan Ketua Umum KPPI Pusat Ratu Diah Hatifa. Foto: Dok. Humas Pemprov Lampung

Sebatin.com, Bandar Lampung – Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri hadiri Pelantikan Pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung Periode 2010 – 2020 dan membuka Seminar PW KPPI Lampung, di Balai Keratun Kantor Gubernur Provinsi Lampung, (19/10/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar Basri menyampaikan, bahwa Pemerintah Provinsi Lampung mendukung dan mengoptimalkan organisasi perempuan yang dimotori oleh perempuan dari berbagai partai politik yang ada di Lampung dengan prinsip kebersamaan dan kekeluargaan dalam wadah KPPI Lampung.

Menurut Wakil Gubernur, seiring dengan semakin meningkatnya pemberdayaan dan partisipasi politik perempuan di Provinsi Lampung, maka organisasi perempuan politik menjadi wadah yang penting bagi pembelajaran politik, agar kaum perempuan mampu mengoptimalkan perannya. Selain itu, dapat melahirkan tokoh-tokoh penting perempuan yang menjadi panutan bagi masyarakat serta berpengaruh dalam menentukan kebijakan daerah di Provinsi Lampung.

Pada kesempatan berikutnya, Ketua Umum KPPI Pusat Ratu Diah Hatifa yang juga menghadiri Pelantikan dan seminar KPPI tersebut berpesan, agar kaum perempuan harus menyatukan visi dan cita-cita untuk mengawal peraturan yang refresif gendre, memperkuat kapasitas dan memperluas kiprah perempuan di semua lini pembangunan.

Sementara itu, usai pelantikan, Ketua KPPI Provinsi Lampung Apriliati mengatakan, keterwakilan perempuan dalam parlemen hingga saat ini belum mencapai kuota 30 persen sesuai dengan amanat Undang-Undang. Menurutnya, hal inilah yang menjadi salah satu alasan Kaukus Perempuan Indonesia (KPPI) Provinsi Lampung untuk meningkatkan peran perempuan sebagai pemimpin.

Apriliati menilai saat ini peran perempuan khususnya dalam dunia politik sudah cukup meningkat.

“Namun demikian, hingga saat ini keterwakilan perempuan dalam parlemen sesuai dengan regulasi yang ada masih jauh dari harapan,” tambah Apriliati.

Diinformasikan oleh Kabag Humas Biro Humas dan Protokol Heriyansyah, Seminar menghadirkan narasumber dari KPPI Pusat dan Dewan Pakar Ari Damastuti. Ditambahkannya, multi peran yang dilakukan oleh para aktivis perempuan politik perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak. Karena gerakan ini akan bersentuhan langsung dengan basis masa perempuan di setiap bidang dan berbagai lapisan masyarakat. (Rls/Munardo)

Tinggalkan Komentar Anda