Wakil Wali Kota Metro Intens Suarakan Gerakan Anti Narkoba.

648
Wakil Wali Kota Metro Intens Suarakan Gerakan Anti Narkoba
Sambutan Wakil Wali Kota Metro, Hi. Djohan, SE., MM., dalam acara Safari Ramadhan 1437 H di Masjid Al- Wustho, 15 B Timur Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Barat, Senin (13/6/2016). Foto : Facebook - Pemda Kota Metro

Sebatin.com – Sebagai Wakil Wali Kota dan Ketua Badan Narkotika Kota (BNK) Metro, Hi. Djohan, S.E., M.M., tak pernah bosan untuk mengingatkan warganya tentang bahaya narkoba, Ia juga selalu mengajak para orang tua untuk ikut aktif dalam mengawasi lingkungan dan pergaulan anak-anaknya, agar terjauh dari keterlibatannya dengan narkoba. Hal ini disampaikan pada kunjungan Safari Ramadhan 1437 H di Masjid Al-Wustho, 15 B Timur, Kelurahan Imopuro, Kecamatan Metro Barat, Senin (13/6/2016).

“Ayo satu sama lain, kita saling menjaga dan mengawasi, apabila ada di lingkungan kita, masyarakat kita, warga kita, bahkan keluarga kita yang terlibat dengan narkoba, jangan disembunyikan, mari sama-sama kita sadarkan dengan cara merehabilitasi mereka, biar bagaimana caranya Kota Metro ini bersih dari narkoba,” himbau Djohan.

Dalam sambutannya Djohan mengatakan, bahwa Polda dan Polres telah membentuk Satgas Anti Narkoba di setiap kabupaten kota dan masing-masing kelurahan ada 30 anggota satgas. Ia berharap, Satgas Anti Narkoba tersebut adalah garda terdepan untuk menghambat laju peredaran narkotika terutama di Kota Metro.

“Satgas Anti Narkotika ini harapannya jangan sampai ikut-ikutan terlibat sebagai pemakai narkoba, apalagi sebagai pengedar. Dalam waktu dekat saya akan adakan tes dulu bagi para satgas, agar saya dan masyarakat yakin bahwa Satgas Anti Narkoba di Kota Metro benar-benar anti dan benar-benar memerangi peredaran narkotika,” ujar Djohan.

Djohan juga menjelaskan bahwa Wali Kota Metro Achmad Pairin juga sangat serius dalam hal pencegahan peredaran narkoba, hal itu ditunjukkan dengan sikap mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk setiap sekolah nantinya di setiap awal jam pelajaran akan ada seperti kultum 7 menit yang diberikan oleh para guru guna mengingatkan murid-muridnya untuk menjauhi narkoba.

“Mudah-mudahan Metro ke depan akan lebih baik, masyarakatnya dan pemerintahannya lebih sejahtera dan lebih maju, dan bisa benar-benar bersih dari campur tangan narkotika, Aamiin,“ ungkapnya.

(Embun / Munardo)

Tinggalkan Komentar Anda