Wakili Lampung Dalam LSS Tingkat Nasional, TK Tiara Persada Dinilai Tim Pusat

282
Wakili Lampung Dalam LSS Tingkat Nasional, TK Tiara Persada Dinilai Tim Pusat
Walikota Metro Achmad Pairin berjabat tangan dengan Ketua Tim Penilai Agus Suharyanto saat penyambutan tim penilai lomba, Jumat (28/04/2017). Foto: Hendra - Sebatin.com

Sebatin.com, Kota Metro – Tim penilai Lomba Sekolah Sehat dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat nasional menilai Taman Kanak-Kanak (TK) Tiara Persada Kota Metro. TK Tiara Persada mewakili Provinsi Lampung dalam Lomba Sekolah Sehat (LSS) dan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat nasional.

Hadir dalam penilaian tersebut, Wali Kota Metro Achmad Pairin, Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda, Plt Sekda Kota Metro Bangkit Haryo Utomo dan asisten, serta Kepala SKPD di Kota Metro.

Kepala TK Tiara Persada Kota Metro Nurhasanah mengaku optimis TK yang dipimpinnya bisa menjadi yang terbaik. Pasalnya, pihaknya sudah mempersiapkan untuk menghadapi lomba sesuai dengan indikator dengan semaksimal mungkin.

Ia menuturkan, TK Tiara Persada pada tahun 2016 juara I Lomba UKS Tingkat Kota Metro dan Juara I Lomba UKS Tingkat Provinsi Lampung.

“Kami berharap TK Tiara Persada Kota Metro Lampung dapat menjadi yang terbaik dalam penilaian ini,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Metro Achmad Pairin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah melaksanakan lomba UKS baik dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kota.

Dirinya berharap, tim penilai memberikan penilaian secara obyektif. Serta, dapat memberikan saran dan masukan agar ke depan lingkungan sekolah di Kota Metro bisa semakin baik lagi.

“Kepada tim penilai lomba agar dapat menyampaikan dengan sejelas-jelasnya dan sejujur-jujurnya. Dan apabila menurut Tim Penilai kami layak meraihnya, maka kami siap untuk menyandangnya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai lomba Ditjen Dikdasmen Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Agus Suharyanto mengatakan, LSS tahun 2017 ini diikuti oleh 25 provinsi, 75 kabupaten/kota, serta jumlah perserta sebanyak 90 sekolah.

Ia menjelaskan, lomba sekolah sehat tahun 2017 masih melanjutkan LSS tahun sebelumnya. Di mana, dalam LSS kategori pemenang ada dua, yaitu the best performance dan the best achievment.

“Dalam the best performance penilaian lebih membobot kepada kinerja. Sedangkan di the best achievment lebih kepada upaya. Kenapa demikian, karena sekolah yang letaknya jauh dari perkotaan, tentu memiliki sarana, SDM, dan kualitas lainnya berbeda dengan sekolah yang berada di kota besar,” jelasnya.

Ia menambahkan, tujuan lomba sekolah sehat sendiri, yaitu untuk menumbuhkan budaya perilaku hidup bersih dan sehat, baik itu siswa maupun masyarakat. (Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda