Walikota Metro Tinjau Sektor Pendidikan di Metro Selatan

656
Walikota Metro Tinjau Sektor Pendidikan di Metro Selatan 03
Walikota Metro Achmad Pairin, saat disambut oleh murid-murid SD di Metro Selatan, Jumat (11/8/2017).

Sebatin.com Kota Metro – Didampingin Kepala Dinas Pendidikan Kota Metro, Ria Andari, Walikota Metro Achmad Pairin melakukan tinjauan ke Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Metro Selatan, SD N 5 Metro Selatan, SD N 8 Metro Selatan, SD N 7 Metro Selatan, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 5 Metro, Jumat (11/08/2017).

Dalam kunjungannya tersebut, Achmad Pairin juga menyempatkan diri untuk meluangkan waktu untuk saling sharing bersama Kadis Pendidikan Kota Metro, Camat Metro Selatan dan masing-masing Kepala Sekolah yang dikunjungi. Dan dari hasil peninjauan dan sharing tersebut, Achmad Pairin menyimpulkan, bahwa kondisi sekolah yang sangat mendasar dalam hal ini adalah masalah jumlah murid yang dirasa masih perlu ditingkatkan lagi.

“Dengan kondisi yang ada, maka peningkatan jumlah murid perlu ditingkatkan, dengan cara memberikan kepercayaan dan ketertarikan kepada masyarakat untuk meyakinkan anak-anaknya bersekolah disini”, ungkap Achmad Pairin.

Walikota Metro Tinjau Sektor Pendidikan di Metro Selatan  02
Walikota Metro saat melakukan sharing dengan Kadis Pendidikan, Camat Metro Selatan serta para Kepala sekolah dan Dewan Guru, Jumat (11/8/2017).

Lanjutnya, untuk dapat memberikan sebuah efek ketertarikan, salah satunya adalah dengan mengembangkan berbagai macam kegiatan Ekstra Kulikuler (Ekskul) di masing-masing sekolah.

“Ekstra Kulikuler yang dimaksud salah satunya adalah dalam bidang kesenian, yakni kesenian tradisi, salah satunya lagi kesenian tradisi adat jawa yang memang sangat membudaya di wilayah Metro Selatan ini. Mudah-mudahan, masalah alat kesenian dapat kita upayakan, sehingga kedepan dapat menambah ketertarikan dan keyakinan masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya disini”, jelasnya.

Ditambahkannya pula, untuk mewujudkan hal tersebut guna mendukung salah satu visi Kota Metro yaitu sebagai Kota pendidikan, dibutuhkan sebuah kerjasama dan komunikasi yang intens antar pihak terkait.

“Dalam hal ini, pasti akan ada kerjasama dengan pamong, camat dan lurah setempat. Kalau tidak ada kerjasama pasti semua tidak dapat berjalan sesuai dengan keinginan kita bersama dalam mendukung kota pendidikan. Kami juga di lain kesempatan akan berkunjung ke sekolah lain untuk melakukan peninjauan serupa,” tutup Achmad Pairin.

(S01)

Tinggalkan Komentar Anda