Warga Lampung Timur Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik

222
Warga Lampung Timur Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik
(Ilustrasi)

Sebatin.com, Lampung Timur – Masyarakat Kabupaten Lampung Timur mengeluhkan naiknya tarif dasar listrik. Pasalnya, kenaikan tersebut membuat pengeluaran masyarakat semakin banyak.

Salah satunya Etik (32) warga Sidodadi Kecamatan Pekalongan. Menurutnya, sebelumnya jika membeli pulsa listrik sebanyak Rp. 50 ribu bisa dipakai dalam satu bulan. Namun, semenjak naiknya TDL dalam jumlah yang sama hanya sampai 2 minggu.

“Sekarang beli Rp. 50 ribu dalam 2 minggu habis, sebelumnya bisa hampir sebulan. Jadi pengeluaran semakin boros, mana penghasilan tidak menentu,” katanya, Sabtu (20/05/2017).

Hal senada juga dikatakan Heru (38) warga Gondangrejo. Kata dia, naiknya TDL membuat pengeluaran semakin banyak. Pasalnya, pengeluaran untuk listrik saja dalam satu bulan bisa menghabiskan Rp. 150 ribuan.

“Harusnya bisa untuk yang lain uangnya. Padahal di rumah saya itu hanya untuk lampu dan tv saja. Tapi ya mau bagaimana lagi,” keluhnya.

Dirinya berharap, pemerintah bisa meninjau dahulu kenaikan TDL tersebut. Pasalnya, kenaikan tersebut dinilai memberatkan masyarakat miskin.

“Ya kalau kita berharap, bisa turun seperti semula. Karena untuk masyarakat miskin khususnya seperti saya ini cukup berat mas. Yang harusnya uang itu bisa dialokasikan ke yang lain ini habis untuk listrik,” harapnya.

(Hendra)

Tinggalkan Komentar Anda